Ruteng, Diskominfo Manggarai – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTT dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., pada kegiatan Intervensi Perangkat Daerah di Desa dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pengembangan Usaha Kreatif Pemuda Desa Lolang, yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Lolang, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Kamis (16/7/2026).
Dalam sambutan Gubernur disampaikan bahwa masa depan pembangunan Nusa Tenggara Timur sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Desa tidak hanya dipandang sebagai tempat tinggal masyarakat, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, dan lahirnya berbagai inovasi yang mampu mendorong kemajuan daerah.
“Karena itu, pembangunan desa harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat. Intervensi perangkat daerah yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam mendekatkan pelayanan sekaligus memastikan bahwa program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa,” demikian disampaikan dalam sambutan Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki desa adalah generasi mudanya. Menurutnya, pemuda desa memiliki energi, kreativitas, semangat belajar, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi yang menjadi modal penting dalam pembangunan.
Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga menyelenggarakan Pelatihan Kreativitas Pemuda Desa di bidang desain fashion bagi pemuda Desa Lolang. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan desain fashion, menjahit pakaian, hingga pembuatan berbagai produk suvenir yang memiliki nilai ekonomi.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak pemuda yang produktif, kreatif, mandiri, serta mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Selain itu, hasil karya para peserta diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif yang memiliki ciri khas daerah, mengangkat identitas budaya lokal, dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, para peserta telah dihimpun dalam kelompok-kelompok usaha kreatif pemuda desa. Kelompok tersebut diharapkan menjadi wadah pembelajaran, kerja sama, serta pengembangan usaha yang tumbuh secara berkelanjutan.
Untuk mendukung pengembangan usaha tersebut, Pemerintah Provinsi NTT memberikan bantuan berupa mesin jahit, mesin obras, dan dinamo kepada kelompok usaha kreatif pemuda yang telah dibentuk.
Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian sarana produksi, tetapi merupakan investasi pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi pemuda desa.
“Dengan dukungan peralatan yang memadai, kelompok usaha kreatif pemuda diharapkan mampu merintis usaha, meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Lolang. Bantuan ini hendaknya dikelola secara bertanggung jawab, dimanfaatkan secara optimal, dan menjadi modal awal bagi tumbuhnya usaha-usaha kreatif yang berkelanjutan,” lanjut sambutan Gubernur.
Selain pelatihan dan penyerahan bantuan, Pemerintah Provinsi NTT juga menggelar Pentas Kreativitas Pemuda Desa sebagai ruang bagi generasi muda untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan hasil karya mereka. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membangun rasa percaya diri, memperkuat semangat berkarya, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap potensi desa.
Wabup Ajak Pemuda Desa Lolang Terus Kembangkan Keterampilan dan Usaha Kreatif
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur beserta jajaran Pemerintah Provinsi NTT yang telah memilih Desa Lolang sebagai lokasi pelaksanaan program pemberdayaan tersebut.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan merupakan bentuk perhatian nyata Pemerintah Provinsi NTT terhadap pengembangan potensi generasi muda dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Manggarai.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Nusa Tenggara Timur beserta seluruh jajaran yang telah memilih Desa Lolang sebagai lokasi pelaksanaan program ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pemuda Manggarai yang memperoleh kesempatan mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan,” ujar Fabianus Abu.

Wakil Bupati juga berharap kelompok-kelompok pemuda yang telah mengikuti pelatihan tidak berhenti pada pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Ia mendorong para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan bantuan yang diberikan sebagai modal membangun usaha yang produktif.
“Kepada kelompok-kelompok yang sudah mendapat pelatihan singkat ini, saya berharap agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Jadikan pelatihan ini sebagai langkah awal untuk terus berinovasi, mengembangkan usaha, dan memanfaatkan potensi lokal yang kita miliki. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, tetapi keberhasilan sangat ditentukan oleh kemauan dan semangat para pemuda untuk terus berkembang,” tutupnya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Manggarai, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat, program ini diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda desa yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat menuju Nusa Tenggara Timur yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Infotmatika, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Camat Satarmese, Kabag Ekonomi, Kabag Pembangunan, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Manggarai, Kepala Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Desa Lolang beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, para peserta Pelatihan Kreativitas Pemuda Desa, serta masyarakat Desa Lolang. (Elvis/Leonard/MC Kab Manggarai)
Related posts:
- Intervensi Perangkat Daerah Provinsi NTT Perkuat Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Desa Lolang
- Pemkab Manggarai dan UGM Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui KKN
- Hadiri Syukur Kaul Kebiaraan dan Pesta Perak Suster SSpS, Wabup Manggarai Apresiasi Dedikasi Tarekat dalam Membangun SDM dan Moral Masyarakat
- Ritual Adak Roko Molas Poco Jadi Momentum Perkuat Pelestarian Budaya Manggarai