Ruteng, Diskominfo Manggarai – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., menghadiri Perayaan Ekaristi Kudus dalam rangka Syukur Kaul Kebiaraan dan Pesta Perak Para Suster Kongregasi Misi Abdi Roh Kudus (SSpS) yang berlangsung di Gereja Katedral St. Maria Assumpta, Ruteng, Kamis (2/7/2026).
Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng, RP Sebastian Hobahana, SVD, dan dihadiri para imam, biarawan-biarawati, keluarga para suster, umat, serta tamu undangan.
Momentum syukur ini menjadi semakin istimewa karena dirangkaikan dengan pengikraran kaul kebiaraan tiga orang suster serta perayaan Pesta Perak (25 tahun hidup membiara) sejumlah anggota Kongregasi SSpS.
Dalam homilinya, RP Sebastian Hobahana, SVD menegaskan bahwa tiga kaul kebiaraan, yakni ketaatan, kemurnian, dan kemiskinan, merupakan fondasi utama kehidupan religius yang harus dihayati secara utuh.
Menurutnya, kaul bukanlah bentuk pembatasan kebebasan, melainkan penyerahan diri secara total kepada Allah demi menghadirkan kasih dan pelayanan kepada sesama.
“Perjalanan hidup membiara selama 25 tahun maupun pengikraran kaul untuk pertama kalinya merupakan wujud kesetiaan terhadap rahmat Tuhan. Kesetiaan itu harus terus dipelihara melalui doa, kerendahan hati, dan semangat pelayanan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” ungkapnya.
Usai perayaan Ekaristi, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyampaikan ucapan selamat kepada para suster yang merayakan Pesta Perak serta tiga suster yang baru saja mengikrarkan kaul kebiaraan.
“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kabupaten Manggarai, dan seluruh masyarakat Manggarai, saya menyampaikan profisiat dan selamat kepada para suster yang merayakan Pesta Perak hidup membiara, serta kepada tiga suster yang hari ini mengikrarkan kaul kebiaraan. Ini merupakan keputusan iman yang mulia dan patut disyukuri,” ujar Fabianus Abu.
Menurutnya, panggilan hidup membiara bukan hanya menjadi bentuk pengabdian kepada Tuhan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan masyarakat melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pastoral.
Wakil Bupati berharap momentum syukur tersebut semakin meneguhkan panggilan para religius untuk terus menjadi saksi kasih Kristus di tengah masyarakat.
“Semoga peristiwa iman ini semakin meneguhkan panggilan para suster untuk terus menjadi pelayan kasih, pembawa damai, serta terang bagi sesama. Kehadiran para suster melalui karya-karya pelayanan telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkuat nilai-nilai moral masyarakat Manggarai,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan lembaga-lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami memandang Kongregasi SSpS sebagai mitra strategis pemerintah. Selama ini para Suster telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta pendampingan sosial. Pemerintah tentu memberikan apresiasi yang tinggi dan berharap sinergi ini terus terjalin demi mewujudkan Manggarai yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.
Perayaan syukur tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kekeluargaan. Usai misa, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para undangan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panggilan hidup membiara para anggota Kongregasi Misi Abdi Roh Kudus.
Turut mendampingi Wakil Bupati Manggarai dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Manggarai, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai. (Valens Onggot/MC Kabupaten)