Pemkab Manggarai

Wabup Heri Pantau Evakuasi Material Longsor

Kominfo Manggarai– Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut, S.H memantau langsung proses evakuasi material longsor di Kilo meter 2 Jalan Negara Ruteng-Reo, Senin (06/02).

Ikut mendampingi Wabup Heri, Sekretaris Daerah, Drs. Jahang Fansi Aldus, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, drh. Yosef Mantara, beberapa kepala OPD dan Camat Langke Rembong, Yohanes Emilianus A. Ndahur.

Tampak di lokasi, alat berat milik Satker Jalan Negara Ruteng-Reo tengah membersihkan material longsoran berupa tanah, batu dan kayu. Jalur inipun sudah bisa dilalui kendaraan.

Saat itu Wabup Heri mengimbau masyarakat utamanya pengguna jalan berhati-hati melintasi lokasi yang rawan longsor seperti di jalur Ruteng Reo. Hal itu disampaikan mengingat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah kabupaten Manggarai belakangan ini.

“Apabila sedang tidak ada keperluan mendesak, harap untuk tidak bepergian jauh mengingat bencana yang dapat terjadi di jalur-jalur rawan ini, ” katanya.

Wabup Heri juga meminta partisipasi masyarakat untuk melaporkan kepada pemerintah terdekat jika terjadi bencana. “Harap laporan memuat informasi lokasi yang rinci dan bila memungkinkan memuat gambar lokasi bencana,” pintanya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai, Stefanus Tawar, SH kepada Kominfo Manggarai mengatakan, akibat hujan lebat sejak Minggu (05/02), dua ruas jalan di Manggarai tertutup longsor. Dua ruas jalan itu diantaranya di Kilo Meter 2 jalan negara Ruteng-Reo dan jalur Bealoli – Golowoi kecamatan Cibal Barat.

Dia menerangkan, hari ini (06/02) alat berat milik Satker jalan nasional Ruteng Reo telah bergerak membersihkan marerial longsoran di KM 2 jalan negara Ruteng Reo. Sementara alat berat dari Dinas PU Manggarai juga akan turun membersihkan material longsoran di Poong Toreng, Kecamatan Cibal Barat.

Menurut Stefan, potensi longsor dan banjir masih bisa terjadi. Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi masih akan berlangsung sepekan ke depan. “Masih (berpotensi,red). Kalau rilis BMKG ada beberapa kecamatan yang berpotensi hujan lebat”, katanya.

Lebi lanjut dia menghimbau masyarakat mewaspadai terjadinya longsor dan banjir di wilayah masing-masing. “Masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati, untuk yang tinggal di daerah lereng dan tebing supaya melakukan evakuasi secara mandiri jika terjadi hujan lebat. Demikian juga di daerah rawan banjir,” harapnya. ***(Yoga)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =