Pemkab Manggarai

Stikes St.Paulus Mewisuda 59 Tenaga Keperawatan dan Kebidanan

Ruteng – Sekolah Tinggi Kesehatan Santu Paulus Ruteng mewisuda 59 mahasiswa jurusan S1 Keperawatan dan Diploma Kebidanaan,pada sidang Senat terbuka sarjana keperawatan dan diploma III kebidanan,sabtu ( 21/10/2017 ),bertempat di Aula Misio Stkip Ruteng.

Puluhan mahasiswa yang dilantik tersebut merupakan angkatan pertama dengan rincian,6 orang S1 tenaga keperawatan,sementara 53 lainya merupakan tenaga diploma kebidanan.

Hadir dalam acara tersebut,Bupati Manggarai DR.Deno Kamelus SH.MH,Pimpinan SKPD,Rektor STKIP Romo DR.John Boylon,Ketua Stikes Pater David Djerubu dan segenap Civitas STKIP Santu Paulus Ruteng,Kadis kesehatan Propinsi NTT,dr.Kornelis,Staf Ahli Gubernur NTT,Perwakilan Kopertis Wilayah 8 Denpasar,serta kerabat dan keluarga para wisudawan.

Ketua Stikes Santu paulus Ruteng,Pater David Djerubu dalam sambutanya mengatakan,pihak stikes saat ini tengah menunggu hasil penggumuman ijin pendirian program studi profesi ners.

Jika ijin itu sudah keluar kata Pater David,para wisudawan tentunya akan langsung menempuh pendidikan selanjutnya dikampus yang sama tanpa harus keluar daerah.

Lebih lanjut Pater David menjelaskan,pada tahun 2018 ,program D III Kebidanan akan mendapat Reakreditasi dengan harapan akan mendapat AKREDITASI C. Ditahun yang sama juga,kampus tersebut akan mengadakan akreditasi institusi.

Pater David menambahkan,sejak berdiri 4 tahun program pendidikan di kampus tersebut berjalan lancar .Hal itu tidak terlepas dari bantuan dari banyak pihak,mulai dari pemerintah pusat hingga Daerah,Dinkes Propinsi,hingga pihak Kopertis wilayah 8 Denpasar.

Pada kesempatan itu,ketua Stikes ini juga mengapreisasi peran pemda bersama DPRD setempat yang telah mengucurkan bantuan untuk pembangunan gedung kuliah dan ruangan laboratorium sebesar 1 setengah miliar rupiah.Pembangunan beberapa fasilitas penunjang tersebut saat ini sedang dibangun.

Sementara itu Bupati Manggarai DR.Deno Kamelus SH.MH mengatakan,Pemkab Manggarai memiliki komitmen yang sama dengan Stikes,sejak lembaga tersebut didirikan 4 tahun lalu.

Bupati Deno Kamelus berpesan kepada Pihak Stikes untuk segera menyelesaikan semua hal yang berkaitan dengan AKREDITASI.Hal itu penting dilakukan demi untuk kelancaran proses kegiatan pendidikan di kampus tersebut kedepan.

Bupati Deno Kamelus menuturkan,Propinsi NTT saat ini masih membutuhkan tenaga bidan dan perawat kalau dilihat dari rasio jumlah penduduk.

Tapi disatu sisi Kata Bupati Deno Kamelus,kalau pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan tersebut melalui jalur Aparatus Sipil Negara(ASN ),hal itu akan mengalami hambatan,mengingat Negara ini memiliki keterbatasan sumber dana.  **(petrik)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.