Pemkab Manggarai

Rendah, Minat Pria di Manggarai Ikut Program KB

RUTENG – Minat kaum laki-laki untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB) di Manggarai tergolong rendah. Hingga saat ini hanya 89 pria di Manggarai yang mengikuti program KB.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A), Silvanus Hadir melalui Sekretaris, Yosephine Christiane kepada media ini, Selasa (20/04). Christiane didampingi Kabid Pengendalian Penduduk, Chicha Hamput.

Christiane mengungkapkan, hingga Maret 2021 total peserta KB aktif di Manggarai berjumlah 35.722 orang. Sebanyak 35.633 orang diantaranya peserta KB Wanita. Sementara peserta KB pria hanya 89 orang atau 0,25 persen.

Christiane menjelaskan, 89 orang pria yang mengikuti program KB itu menggunakan metode kontrasepsi kondom. Peserta terbanyak berasal dari kecamatan Langke Rembong berjumlah 58 orang. Sedangkan yang sama sekali belum ada yakni dari kecamatan Cibal dan Rahong Utara.

Kecuali itu ungkap Christiane, jenis kontrasepsi dengan metode operasi pria (MOP) atau vasektomi hingga kini belum ada alias 0 persen. Hal ini berbeda jauh dengan peserta wanita dengan metode yang sama yakni Metode Operasi Wanita (MOW). Hingga Maret 2021 peserta KB aktif yang memilih MOW sebanyak 2.335 orang.

Menurut Christiane, minimnya pengetahuan masyarakat tentang program KB mempengaruhi rendahnya minat pria di Manggarai mengikuti program nasional itu. “ Pemahaman para pria masih salah terutama tentang MOW. Masyarakat kita menilai kalau vasektomi itu adalah kebiri. Itu pemahaman yang salah,” jelas Christiane. Christiiane menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti program KB. “Kita harapkan masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang program KB,” harap Christiane. ***Yoga

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.