Pemkab Manggarai

Pameran Pembangunan : Three in One

Siaran Pers HumasPro. Senin (22/08/2016)

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH, membuka secara resmi kegiatan pameran, bazaar dan sayembara, hari ini Senin (22/08) pukul 16.23 WITA bertempat di Lapangan Motang Rua, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Kegiatan pameran, bazaar dan sayembara ini merupakan salah satu dari sekian rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI tahun 2016 tingkat Kabupaten Manggarai.

Bupati Manggarai dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema utama dari perayaan kemerdekaan adalah Indonesia Kerja Nyata.

“Indonesia kerja nyata merupakan spirit untuk memompa semangat seluruh anak bangsa dari Sabang sampai Merauke agar dapat bersatu padu, bahu membahu bekerja menembus rintangan demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat. Ini merupakan komitmen atau keseriusan pemerintah dalam mewujudkan kerja nyata dalam mewujudkan pembangunan bangsa Indonesia. Gerakan ini bukan slogan atau perayaan semata tetapi sebuah pergerakan untuk menjebol mentalitas keterjajahan, ketertindasan, ketidakadilan, ketidak merdekaan, serta membangun mentalitas baru sebagai bangsa Indonesia yang merdeka seratus persen. Targetnya revolusi mental bagi semua pihak termasuk aparatur pemerintah untuk senantiasa jujur dan tanpa pamrih melayani masyarakat secara paripurna”, tuturnya di awal sambutan.

“Pameran pembangunan kali ini agak berbeda dengan pameran-pameran sebelumnya. Kalau saya boleh katakan, pameran pembangunan ini three in one, tiga di dalam satu. Pertama, atraksi hiburan. Kedua, bisnis yang melibatkan masyarakat dan dunia usaha dimana stand masyarakat dan dunia usaha lebih banyak dari stand pemerintah. Ketiga, munculnya suatu kesadaran bahwa melalui perayaan HUT ke-71 RI, kita diajarkan untuk tidak melupakan sejarah dan para pendahulu yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Kita merdeka karena kebhinekaan” lanjutnya.

Selain itu, Bupati Manggarai juga mengingatkan agar menyatukan kekuatan untuk membangun Manggarai. “Saya selalu ingatkan agar jangan terkotak-kotak karena proses pilkada kemarin. Mari kita satukan kekuatan untuk membangun Manggarai” tuturnya.

Berdasarkan catatan tahun lalu, omzet dari pelaksanaan pameran pembangunan tahun lalu sebesar Rp. 1,8 Milyar. “Saya minta panitia agar waktu pelaksanaan pameran dirubah dari satu minggu menjadi dua minggu. Saya berharap dengan penambahan waktu akan berpengaruh juga pada peningkatan omzet”, katanya.

Terkait kondisi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan pameran, Bupati Manggarai berpesan kepada semua pemilik stand agar menjaga kebersihan dan keamanan standnya masing-masing.

Khusus pengunjung, Bupati meminta untuk turut terlibat aktif menjaga keamanan dan kenyaman kegiatan pameran. “Jaga kondisi ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya pameran. Yang sehat saja yang masuk tempat pameran, jangan yang “sakit” (mabuk)”, pesannya.

Di sela-sela sambutannya, Bupati Manggarai juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa mulai bulan depan, pengurusan akte kelahiran anak langsung diurus di Rumah Sakit. “Akte kelahiran langsung diberikan di Rumah Sakit. Kita lagi bangun kerjasama dengan Rumah Sakit. Semua ibu-ibu yang melahirkan di rumah sakit, pulang bawa anak sekaligus akte kelahiran, daripada dia (ibu) pulang ke Kajong terus balik lagi ke Ruteng hanya untuk mengurus lagi akte kelahiran anak. Tipe pelayanan nantinya adalah two in one (dua pelayanan dalam satu kegiatan)”, tuturnya.

Setelah membuka secara resmi kegiatan pameran pembangunan, Bupati Manggarai, Wakil Bupati Manggarai, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai bersama Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Manggarai dan Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Manggarai mengunjungi stand-stand yang ada di Lapangan Motang Rua. (Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai)

Kunjungi Stand

Stan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura

Bincang-bincang Dengan Penenun

Bupati Berbincang Dengan Penenun Peserta Pameran

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.