Pemkab Manggarai

KPU Manggarai Resmi Lantik 513 Anggota PPS untuk Pemilu Serentak 27 November 2024.

RUTENG, DISKOMINFO MANGGARAI – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai secara resmi melantik dan mengambil sumpah, 513 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati serta Wakil Bupati tahun 2024 yang tersebar di 171 Desa/Kelurahan di Kabupaten Manggarai. Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin Ketua KPU Manggarai, Rikardus Jemmi Pentor, bertempat di MCC Ruteng, Minggu (26/05/2024).

Acara pelantikan diawali dengan pengucapan janji oleh PPS yang dilantik, penandatanganan berita acara sumpah dan pembacaan pakta integritas oleh perwakilan PPS yang dilantik.

Hadir dalam acara pelantikan ini, Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus, Pasi Intel Kodim 1612 Manggarai Lettu Inf. Fernando Mandonca, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politk Marianus Yosef Jelamu, Sekretaris dan komisioner KPUD, Ketua dan anggota Bawaslu, Ketua PPK, Saksi rohaniawan  serta undangan lainnya.

Ketua KPUD Manggarai Rikardus Jemmi Pentor dalam sambutannya berharap agar amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh KPUD kabupaten Manggarai dalam rangka menyukseskan pemilihan serentak tahun 2024 dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Menurut Pentor dalam setiap penyelenggaraan Pemilu sebagai sebuah arena konkrit yang sah dan legal, dalam upaya dan usaha orang untuk memperebutkan kekuasaan dan mempertahankan kekuasaan, pada titik ini sebagai penyelenggara pemilu tidak boleh menjadi bagian dari masalah.

Untuk itu kepada semua PPS yang dilantik, Rikardus meminta agar menguasai semua peraturan perundang-undangan yang ada yang menjadi perisai dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

“Kami minta agar semua aturan, baik undang-undang maupun peraturan KPU, juga keputusan-keputusan yang dikeluarkan kepada saudara semuanya, kami minta dipahami dengan baik. Hanya aturan saja yang bisa menyelamatkan kita semua dan kita bekerja sesuai aturan yang ada,’’ ungkapnya.

Dijelaskan Pentor, sebagai penyelenggara dua aspek penting yakni Aspek Kognitif dan Psikomotorik harus di kuasai. Aspek kognitif adalah aspek yang meliputi pengetahuan.  “Dalam asepk kognitif kita masing-masing harus menguasai regulasi itu. Semua peraturan dibaca. Hal ini penting karena teman-teman yang dilantiki hari ini adalah pemimpin pemilihan di tingkat desa dan kelurahan,’’ sambungnya.

Sedangkan aspek psikomotorik atau keterampilan domain yang meliputi perilaku gerakan dan koordinasi jasmani, keterampilan motorik dan kemampuan fisik seseorang. Aspek psikomotorik yang dimiliki anggota PPS, karena PPS dipilih berdasarkan aspek kompetitif, aspek profesionalisme, aspek pengetahuan dan kemampuan.

Pentor juga meminta agar anggota PPS bisa membangun solidaritas  tim yang kuat baik internal PPS maupun soliditas dengan jajaran sekertariat agar tercipta komunikasi, koordinasi, evaluasi, memetakan kegiatan apa yang akan dilaksanakan  dan memecahkan persoalan jika ditemukan masalah.

Dirinya juga meminta agar PPS bisa membangun komunikasi dengan stekholder terkait di wilayah kerja masing-masing seperti Pemerintah Desa/Kelurahan, Tokoh Agama serta tokoh masyarakat agar proses tahapan penyelenggaran pilkada serentak ini adalah tanggung jawab banyak pihak bukan hanya tanggung jawab penyelenggara semata. “Sebagai penyelenggara teknis tugas dan tanggung jawab memang ada pada Pundak kita,” jelasnya.

Sedana dengan Pentor, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus yang hadir mewakili Bupati Manggarai mengatakan koordinasi di tingkat Desa/Kelurahan sangat penting agar kerja sama ke depan berjalan baik. Selain itu koordinasi yang baik juga untuk bisa menekan atau meminimalisir persoalan yang terjadi .

Sekda Fansi Jahang menuturkan, PPS adalah garda terdepan yang menjadi ujung tombak kesuksesan pelaksanaan pemilu terutama pilkada tahun 2024 di kabupaten Manggarai, mulai dari tahapan-tahapan pemilu hingga saat hari pencoblosan 27 November mendatang. “Kami percaya ada 513 orang anggota PPS yang dilantik, akan mampu mengemban tugas dengan baik,’’ ucapnya.

Sekda Fansi menjelaskan, pada pilkada tahun 2024 ini pemerintah kabupaten Manggarai telah mengalokasikan anggaran yang cukup, baik kepada KPUD hingga PPS maupun Bawaslu. Alokasi anggaran ini bertujuan agar semua rencana- rencana dalam pelaksanaan pilkada tahun 2024 dapat berjalan lancar dan sukses “Kami tidak ingin hanya karena masalah anggaran yang menjadi penyebab tahapan-tahapan pemilu berjalan tidak lancar,’’ ujarnya.

Dari segi keamanan juga disampaikan Sekda Fansi ,dimana setiap daerah mengurus kemananan wilayah masing-masing “Kalau pilkada yang lalu ada yang namanya BKO atau Bawah Kendali Operasi yang bisa didatangkan dari daerah lain untuk pengamanan, sekarang tidak bisa. Artinya mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pilkada ini berjalan sukses dan damai,’’ katanya.

Sekda juga berpesan agar anggota PPS yang dilantik untuk selalu menjaga kesehatan karena pekerjaan yang akan dilakukan merupakan pekerjaan yang berat “Butuh ketahanan fisik yang kuat. Terutama saat penghitungan suara yang memakan waktu sampai malam hari bahkan hingga pagi hari,” pesan Sekda Fansi. (Aristo/MC Kab Manggarai)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + sixteen =