Pemkab Manggarai

KPU Gelar Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Tahun 2020

Ruteng, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai menggelar debat kandidat Calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Manggarai Tahun 2020, Sabtu ( 14/11/2020 ), di Aula MCC Ruteng.

Debat Cawabup dan Cawabup Manggarai Tahun 2020.   Foto : Kominfo

Acara Debat  itu dihadiri oleh paslon no 1  DR. Deno Kamelus S.H., M.H.,- Drs.Victor Madur, dan paslon nomor urut 2, Heribertus  G. L. Nabit SE, MA,- Heribertus Ngabut S.H. acara tersebut dihadiri oleh  Komisioner Bawaslu, KPU Provinsi, tokoh parpol pendukung pasangan calon, insan pers dan undangan lainya.

Ketua KPU Thomas Aquino Hartono mengatakan, sesuai dengan amanat PKPU Nomor nomor 4 tahun 20 17 sebagaimana telah diubah ke PKPU 11 Tahun 2020 tentang kampanye pemilihan, kampanye dilakukan selama 71 hari kalender, dilaksanakan tiga hari sejak penetapan yakni tanggal 26 september dan berakhir sampai pada masa tenang 6 desember 2020.

Dia menjelaskan, debat paslon merupakan salah satu metode kampanye  yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten diluar metode kampanye yang dilakukan oleh tim kampanye dan paslon.

Debat kata Hartono juga dipandang sebagai suatu pendidikan politik kepada masyarakat, debat juga sangat penting sebagai preverensi pemilih pemula dan pemilih rasional yang belum memberikan pilihan politiknya dalam kontestasi pemilu maupun pemilihan.

Beliau menambahkan,secara umum debat terbuka mempunyai tiga tujuan utama antara lain ; Pertama, menyebarluaskan program visi dan misi pasangan calon kepada pemilih dan masyarakat Manggarai. Debat menjadi alat ukur rasional bagi masyarakat untuk bisa membandingkan visi misi paslon.

Kedua, memberikan informasi secara menyeluruh kepada pemilih sebagai salah satu pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihan. Untuk konteks Manggarai pemilih dapat lebih mengerti  garis besar kebijakan pembangunan paslon selama lima tahun kedepan, dan cara cara yang digunakan untuk mewujudkan program program strategis.

Ketiga, membentuk edukasi dan pendidikan politik demokrasi kepada warga Negara, di mana masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam mengawal agenda dan program Bupati dan wakil Bupati terpilih kedepannya.

Lebih lanjut dijelaskan, debat publik yang sedang dilaksanakan ditengah pandemic covid 19, tentu saja memiliki banyak kekurangan . Antusias para pendukung tentu saja dibatasi agar kampanye dalam bentuk debat tidak menimbulkan kluster baru penyebaran.

Debat publik juga diharapkan  mampu secara maksimal oleh masing- masing paslon untuk membuka wawasan pemilih dengan membangun argumentasi dan informasi yang kuat dan substantif terhadap isu isu yang menjadi visi misi paslon, sehingga dapat mempengaruhi pemilih yang belum menentukan pilihan  dan sikapnya, dan sebaliknya memberikan prevensi yang lain terhadap pemilih yang sudah menentukan sikap untuk tidak memilih atau mengalihkan dukungan.

Dengan demikian lanjut Hartono,debat dapat mengambil peran penting bagi masyarakat untuk mencari alternative terhadap pilihan politik.

Acara debat paslon Bupati dan Wakil Bupati tersebut, selain dijaga ketat aparat Kepolisan, juga menerapakan protokol kesehatan, peserta yang hadirpun jumlahnya terbatas.    (petrik)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.