Pemkab Manggarai

H2N Ikut Kegiatan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negri Secara Virtual

Ruteng, Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit S.E., M.A, bersama Wabup Heribertus Ngabut S.H, mengikuti kegiatan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negri Bagi Bupati / Wakil Bupati dan Wali Kota / Wakil Wali Kota Tahun 2021 14 s/d 18 juni, berlangsung di ruang kerja Bupati dan Aula Nuca Lale, senin ( 14/06/2021 ).

Kepala BPSDM Kemendagri Dr. Drs. H. Teguh Setyabudi, M.Pd,  dalam laporannya menyampaikan bahwa pembekalan ini ditujukan kepada para Bupati/Wakil Bupati, Wali kota/Wakil Wali kota hasil pilkada serentak tahun 2020.

Tujuan pembinaan ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para Bupati/Wakil Bupati terpilih di bidang perencanaan Pemerintahan Daerah dan pengabdian masyarakat dalam rangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu gelombang pertama 7 juni – 17 Juni 2021 dan kemudian dilanjutkan 14 Juni – 18 Juni untuk gelombang kedua.  Gelombang pertama dilaksanakan untuk petahana.

Pembelajaran tatap muka dimulai pada 28 Juni 2021 secara berkelanjutan hingga 6 Agustus 2021. Untuk  kehadiran para peserta secara langsung  akan dilaksanakan dengan memperhatikan penerapan protokol covid-19.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian dalam sambutannya berpesan kapada Kepala Daerah untuk memanfaatkan jabatan yang waktunya relatif sangat singkat ini. “ Laksanakan tugas pembangunan secara maksimal yang sudah dipercayakan oleh masyarakat” ujarnya.

Berkaitan dengan rencana kerja kata Tito seorang pemimpin harus mempunyai arah dan punya konsep kebijakan yang jelas. Untuk membuat konsep itu, disamping kebijakan pusat kepala daerah juga harus membaca kebijakan propinsi serta keinginanan arus bawah maupun para pemimpin eksekutif daerah.

Untuk konsep kebijakan itu sendiri selama masa jabatan kepala daerah, salah satu pertimbangan utama yakni ikuti kebijakan dan arahan pemerintah pusat. Kebijakan pemerintah usat terdapat dalam RPJMN 2020-2024.

Pada kesempatan yang sama mantan Kapolri ini juga menyampaikan lima pokok penting visi misi Presiden Jokowi yang menjadi dasar penyusunan RPJMN.

Pertama, membangun sumber daya manusia, kedua, melanjutkan pembangunan infrastrurktur, ketiga; penyederhanaan regulasi, keempat; reformasi birokrasi dan kelima; melakukan trasformasi ekonomi. “ Kalau kita liat dari kelima poin tersebut, itulah yang menjadi dasar persoalan bangsa kita saat ini termasuk di daerah yaitu cepatnya pertumbuhan penduduk yang membuat angkatan kerja generasi muda kita menjadi pertumbuhanya mudah dan cepat.

” Pada kesempatan ini saya ingin memberikan masukan tentang pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah mulai dari gubuernur, bupati hingga pemerintahan desa, serta DPRD tingkat I dan II sesuai dgn undang-undang, ” tandasnya.

Turut hadir dalam vicon tersebut, sekda Drs. Jahang Fansy Aldus, dan sejmlah pimpinan OPD. ( pet ).

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.