Pemkab Manggarai

Bupati Hery Pantau Dua Lokasi Bencana di Kecamatan Cibal

Senin, 11 Maret 2024, Bupati Herybertus G. L. Nabit dan Anggota Forkopimda Kabupaten Manggarai memantau dua lokasi bencana di Kecamatan Cibal.

Pertama, rombongan memantau lokasi longsor yang sempat memutus jalur utama Ruteng-Reo bertempat di Golo Ngorong. Kedua, rombongan memantau lokasi bencana di Kampung Wotok, Desa Riung.

Bersama-sama anggota Forkopimda Kabupaten Manggarai, Bupati Hery memastikan jalur yang sempat terputus akibat longsor dapat diakses kembali. Hujan turun deras ketika rombongan tiba di lokasi. Kendaraan dari arah Reo maupun sebaliknya terpantau sudah dapat melewati jalur tersebut.

Kemudian, rombongan menuju ke Kampung Wotok untuk memantau kondisi beberapa rumah yang rusak akibat pergeseran tanah. Dua rumah rusak berat. Kondisi tanah yang kurang stabil dan hujan lebat dan berkepanjangan menjadi pemicu.

Yakobus Lawi, salah seorang pemilik rumah menceritakan bahwa hujan lebat turun sejak pukul 13.00 Wita (10/03), lalu dirinya menyaksikan rumahnya mulai retak mulai pukul 15.00 Wita, bagian-bagian bangunan mulai jatuh pada malam hari. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Menanggapi situasi yang terjadi di kampung Wotok, Bupati Manggarai menyampaikan agar masyarakat setempat, baik tokoh adat, tokoh masyarakat, maupun kaum muda untuk mulai mendiskusikan relokasi beberapa rumah yang berdiri di atas tanah yang labil.

“Kalaupun harus membicarakan tentang pemindahan kampung ke depan, itu tentu opsi, pilihan yang terbuka. Yang kami juga sarankan kepada masyarakat, supaya kita tidak berpikir tentang jangka pendek, tetapi juga tentang jangka panjang,” tuturnya. “Kalau disepakati, maka pemerintah tentu bersedia, malah menyarankan, untuk melakukan dukungan infrastruktur untuk kawasan (baru). Antara lain adalah pembukaan jalan, drainase, dan lain-lain,” tambahnya.

Kepada segenap masyarakat Manggarai, Bupati menyampaikan imbauan agar tetap waspada dalam kondisi cuaca ekstrem belakangan ini.

“Kalau terjadi apa-apa, kita utamakan gotong-royong, pemerintah pasti hadir, tapi kehadiran pemerintah itu, kan, butuh beberapa waktu dulu. Jadi yang paling penting adalah gotong-royong dan solidaritasnya,” ucapnya.

Dalam kunjungan itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai memberikan bantuan tanggap bencana berupa beras bagi keluarga yang terdampak langsung bencana.

Turut hadir dalam kunjungan, Kapolres Manggarai, Dandim 1612/Manggarai, Perwakilan Kejari Manggarai, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan anggota Forkopimcam Cibal. (prokopim)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + five =