Pemkab Manggarai

Bupati Hery Kunjungan Kerja ke Kecamatan Reo

Kominfo-Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit, S.E.,M.A melakukan kunjungan kerja ke kecamatan Reo dan Reok Barat selama 3 hari, sejak Rabu 17 Januari hingga Jumat 19 Januari 2024.

Selama di Reo, Bupati Hery mengunjungi serta melihat dari dekat proses belajar mengajar di SDK Bajak Reo.

Dari SDK Bajak, rombongan Bupati kemudian memantau jalan yang berada di desa Watu Tango serta melihat gedung kelurahan Watu Tango yang baru selesai dibangun tahun anggaran 2023 dan gedung kelurahan Mata Air yang baru dibangun.

Bupati Hery meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga bersama fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah tidak terkecuali jalan yang baru dibuat.

Usai memantau jalan di desa Watu Tango, Bupati Hery melanjutkan perjalanan ke desa Salama dan bertemu dengan kelompok tani di desa tersebut. Selain itu Beliau juga berdialog dengan sejumlah nelayan di Reo.

Ketika berdialog dengan Bupati Hery, para nelayan mengeluhkan kesulitan mendapatkan solar, alat tangkap ikan dan perahu tangkap ikan “Perahu tangkap ikan sangat terbatas, baik itu bodi kapal juga alat tangkap,”ungkap seorang nelayan.

“Solar juga sangat sulit didapat  pa Bupati, karena harus proses ijin dulu,”lanjutnya.

Para nelayan juga menyampaikan, beberapa tahun silam sudah dibuat kelompok, akan tetapi untuk mendapatkan bantuan juga sulit dan tidak sesuai harapan.

Bupati Herybertus Nabit dihadapan para nelayan mengakui, sejak dirinya menjabat sebagai Bupati, bantuan untuk nelayan sangat kurang.

Hal tersebut kata Bupati Hery disebabkan, karena bentuk atau spesifikasi tidak disampaikan secara utuh. Untuk itu Bupati menyarankan agar dibuatkan kelompok “Harus ada kesepakatan dalam kelompok. Untuk biaya ditanggung bersama, begitu juga dengan hasil tentunya dibagi bersama,”ujarnya.

Sementara untuk bantuan perahu, Bupati Hery mengatakan, pemerintah tidak janji namun tetap akan diusahakan untuk bantuan kedepannya “Kalau soal BBM tadi terutama untuk nelayan memang agak sulit dan untuk dapatkan juga aturannya seperti itu (proses ijin),”katanya.

“Untuk mengukur perahu tentu hanya ada di labuan Bajo, nanti kita akan berkoordinasi dengan syah bandar labuan Bajo untuk ukur ulang panjang perahu nelayan agar bisa mendapatkan Tanda Daftar Kapal Perikanan,”paparnya.

Turut dalam kunjungan kerja ini, Pimpinan Perangkat Daerah, para kepala bagian, Camat Reok dan Reok Barat serta kepala desa.  **

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + fourteen =