Pemkab Manggarai

Bupati Deno Pimpin Rapat Evaluasi Program Simantri

Ruteng ; Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus S.H,M.H,memimpin langsung rapat evaluasi program Sistim Managemen Pertanian Terintegrasi ( Simantri ),Selasa  15/01/2019  bertempat di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

Program  Simantri sejak digulirkan sejak tahun 2016 lalu sudah menunjukan hasil yang signifikan.

Bupati Deno Kamelus mengatakan,berdasarkan pengamatanya setelah melihat langsung petani hortikultura di lapangan,hasilnya cukup baik.Hasil yang  baik tersebut merupakan bahan masukan untuk dilihat kembali langkah-langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Selain itu program  Simantri tersebut tidak boleh berhenti ditengah jalan,harus tetap dilanjutkan,mengingat program tersebut merupakan bagian dari pembangunan.

Program simantri sejak digulirkan, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan para petani sekaligus mengurangi angka kemiskinan di Manggarai.

Ditambahkan,unsur-unsur pembangunan itu mencakup ; pembangunan itu ada perubahan,harus berkelanjutan, serta terukur.

Pada kesempatan itu,secara khusus beliau meminta kepada para camat,lurah serta kepala desa untuk rajin mengunjungi masyarakat.Agar tahu apa yang menjadi kebutuhan,serta keluhan masyarakat,sekaligus memantau perkembangan setiap program pembangunan diwilayah kerja masing-masing.

Sementara guna mendukung program simantri,Bupati Deno saat ini mengaku tengah menyiapkan juknis,agar desa mengalokasikan anggaran untuk Simantri,untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Manggarai.

Kepala Dinas Perhubungan,Martinus Apri Laturake SH,menegaskan,pihaknya akan mengambil langkah konkrit sekaligus mengevaluasi kembali,manakala bantuan kendaraan pick up,yang seharus digunakan untuk kepentingan kelompok tani,namun ternyata dilapangan hanya dimanfaatkan oleh orang tertentu.

Kepala Dinas Peternakan  Dan Konstantinus menjelaskan,untuk mendukung program simantri dinas terkait pada tahun 2017 lalu menyalurkan bantun ternak sapi sebanyak 11 ekor,dan 22 ekor babi kepada kelompok tani.

Melalui bantuan ternak tersebut ditargetkan akan mendapatkan 56 ton kotoran ternak sebagai bahan pupuk,namun target tersebut ternyata meleset.Kotoran ternak yang dihasilkan dalam setahun bahkan tidak mencapai setengah dari yang ditargetkan.Karena itu hal tersebut akan dievaluasi lagi kedepan.

Sementara itu kadis pertanian drh.Yoseph Mantara mengatakan, saat ini terdapat 287 petani yang tergabung  10 Gapoktan Simantri, tersebar di  20 kelompok tani dan  mengembangkan usaha simantri.

Simantri tersebut tersebar di 7 kecamatan dan 10 desa kelurahan,dengan luas lahan yang digarap sekitar 60 hektare lebih,dengan 17 jenis hortikultura yang ditanam.

Rapat evaluasi simantri tersebut  dihadiri juga  Sekretaris Daerah Manseltus Mitak SH,Pimpinan OPD,Asisten Bupati,Para Camat,Lurah,serta penyuluh Pertanian Lapangan.   ( petrik)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.