Pemkab Manggarai

Bupati dan Wakil Bupati Masuki Purna Tugas, Sekda Jahang Ditunjuk Sebagai Plh.

Ruteng – Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai periode 2016-2021 pada tanggal 17 Februari 2021 dan menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri nomor 120/738/OKTA/tanggal 3 Februari 2021 hal penugasan Pelaksana Harian (Plh) kepala daerah pada angka 3 menyatakan bahwa untuk menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan di daerah yang Bupati dan Wakil Bupati akan berakhir masa jabatan pada bulan Februari 2021, diminta kepada Gubernur untuk menunjuk Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai sebagai pelaksana harian Bupati untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati sampai dilantiknya Penjabat Bupati atau Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Serah terima dan Purna Tugas Bupati dan Wakil Bupati Manggarai yang dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ini, berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Rabu 17 Februari 2021.

Acara diawali dengan nyanyian lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan penyerahan memori jabatan dari Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus S.H., M.H  kepada Plh. Bupati Manggarai Drs.Jahang Fansi Aldus disaksikan Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur.

Bupati Manggarai Menyerahkan Memori Jabatan Kepada Sekda Manggarai

Bupati Manggarai Deno Kamelus dalam sambutan singkatnya mengatakan, menjadi Bupati adalah kehendak Tuhan. “Syukur kepada Tuhan karena Saya dan Pa Victor menyelesaikan masa jabatan dengan selamat. Tuhan menjaga kami berdua selama lima tahun, sehingga bisa jalani tugas dengan selamat,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati Deno, membangun Manggarai membutuhkan satu komitmen yang kuat. Selain itu membutuhkan komitmen dari seorang pemimpin untuk pro rakyat, pro kemiskinan dan upaya tersebut tidak bisa berjalan hanya 5 tahun tetapi membutuhkan waktu yang panjang. “Kemajuan daerah ini bisa dilihat di statistik dan laporan-laporan pemerintah,” katanya.

Beliau juga menyampaikan terimaksih kepada seluruh ASN, mulai staf hingga pimpinan OPD atas komitmen dan kerjasama yang sudah dibangun selama kepemimpinan Deno-Madur. “Kalau ada prestasi, itu prestasi kalian semua. Kalau ada kegagalan, itu adalah kegagalan Saya dan Pa Wakil. Tapi selama lima tahun Saya bekerja, Saya punya komitmen yang kuat untuk membangun daerah ini,” ujarnya.

Selain itu ucapan terimaksih juga dilayangkan kepada pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan Forkopimda, tokoh masyarakat serta tokoh agama yang telah memberikan dukungan sebagai mitra dalam rangka membangun daerah ini. ” Juga kepada pihak Gereja dan Bapa Uskup kami sampaikan terimakasih atas hubungan kerjasama dengan gereja dalam banyak hal,  “ucapnya.

Di bagian akhir sambutannya, Bupati Deno menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan 5 tahun menunjukan gaya kepemimpinan yang tidak berkenan “Tapi jujur selama memimpin, Saya tetap menjadi diri Saya sendiri. Bagaimana karakter Saya itu yang Saya lakukan. Saya orang yang tidak bisa diplomasi, itu kekurangan Saya,”pungkasnya.

Sementara itu Sekda Manggarai yang juga Plh. Bupati Manggarai Jahang Fansi Aldus mengatakan selama kepemimpinan Deno-Madur masyarakat Manggarai tentunya mencatat ada banyak kerja-kerja dan keberhasilan yang telah dibuat.

Menurut Sekda Jahang, banyak target-target pembangunan yang dibuat pada masa awal kepemimpinan Deno -Madur yang telah dirasakan masyarakat.

Sekda Jahang juga menyampaikan terimakasih atas nasihat dan tuntunan dari Bupati dan Wakil Bupati yang dirasakan sebagai ilmu yang bermanfaat. “Kami juga mohon maaf kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati apabila ada sikap dan tingkah laku kami yang tidak berkenan. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya

Selain itu dijelaskan, terkait keterlambatan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Menurut Kemendagri kata Sekda Jahang, pejabat atau Bupati dan Gubernur yang selesai masa jabatan pada bulan Februari 2021 sebanyak 107 orang, terdiri dari 6 Gubernur dan 101 Bupati/Wali Kota.

Dikatakan, hingga kamis 11 Februari 2021 ada 14 Kabupaten diantara 101 kabupaten lain yang baru mengusulkan pelantikan Bupati kepada Menteri Dalam Negeri. “Sehingga mereka di Kemendagri menanti dan mengurus SK Mendagri butuh waktu yang lama. Sehingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati rencananya akan dilaksanakan tanggal 26 Februari mendatang,”.jelasnya.

Di bagian akhir acara sejumlah pimpinan OPD, Pimpinan BUMN,/BUMD, Tim Penggerak PKK, Persatuan Dharma Wanita dan para Camat menyerahkan Cindera Mata kepada Bupati dan Wakil Bupati.

Kepala Dinas Kominfo Venidiana Wanggut Menyerahkan Cindera Mata Kepada Bupati Manggarai

Turut hadir dalam acara ini, Bupati Mangarai periode 2000-2005 Anton Bagul, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Matias Masir dan Simprosa R Gandut, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Unsur Forkopimda, para Camat, tokoh Agama, tokoh masyarakat, Dharma Wanita Persatuan, Tim Penggerak PKK, pimpinan BUMN/BUMD serta insan Pers. (ars)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.