Pemkab Manggarai

Buati Hery Terima Kunjungan Kerja Penjabat Sekda Timika


Kominfo–Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit, S.E.,M.A menerima kedatangan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Timika Provinsi Papua Tengah, bertempat di aula Nucalale kantor Bupati Manggarai, Senin 29 Mei 2023.

Tujuan kunjungan kerja Penjabat Sekda kabupaten Timika ini, untuk melihat dari dekat proses pengembang biakan peternakan babi di CV Rembu Tedeng yang berada di Pela kecamatan Ruteng.

Bupati Manggarai Herybertus Nabit mengatakan, berbicara ternak terutama babi, merupakan ternak yang sangat dibutuhkan baik di Papua maupun di Manggarai ‘’tingkat konsumsi daging babi di Manggarai sangat tinggi, meskipun di sisi lain ada kekhawatiran dengan menyebarnya virus flu babi di daratan Flores dan NTT pada umumnya di awal 2021 hingga pertengahan tahun 2022,’’ungkapnya.

“Tahun 2022 hingga sekarang sudah sedikit membaik, tapi pemerintah daerah terus waspada karena ada laporan dalam beberapa pekan terakhir sudah mulai ada virus lagi dan ini menjadi perhatian dinas terkait seperti dinas Peternakan untuk memantau penyebaran virus flu babi ,’’sambungnya.

Bupati Hery menuturkan,bicara babi terutama di Manggarai tidak hanya memiliki nilai secara ekonomi namun juga secara budaya ‘’secara ekonomi babi menjadi andalan bagi masyarakat. Ada acara adat, anak mau sekolah, Bapak pusing cari uang, ya babi menjadi alternatif untuk dijual,’’ujarnya.

Pemerintah daerah kabupaten Manggarai lanjut Bupati Hery, melalui pinjaman daerah akan membangun peternakan babi ‘’karena suplai babi di daratan Flores itu datang juga Manggarai, bahkan sampai ke pulau Sumba. Pemerintah kabupaten Mangarai mungkin juga sama dengan pemerintah kabupaten Timika akan mengarah ke situ ( Membangun peternakan babi),’’terangnya.

Bupati Hery meyakini, pemerintah Timika dan Manggarai punya peluang dan pasar yang sama untuk mengembangkan peternakan babi ke depan ‘’meskipun untuk ketersediaan pakan terutama pakan yang berkualitas masih sulit,’’katanya.

Di akhir sambutannya Bupati Hery menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Penjabat Sekda Timika dan rombongan ke Manggarai.

Sementara itu Penjabat Sekertaris Daerah Timika Dr.Petrus Yumte,S.H.,M.Si menuturkan, merasa tertarik untuk datang ke Manggarai, khususnya ke tempat peternakan babi di Rembu Tedeng karena melihat pengembang biakan ternak babi tersebut melalui Youtube.

Petrus Yumte mengatakan, kebutuhan babi di Papua hampir sama dengan yang ada di Manggarai, seperti untuk acara adat ‘’babi bisa menjadi komoditi ekonomi, budaya, alat perdamaian, mas kawin, denda adat semuanya pakai babi,’’jelasnya.

Dijelaskan Petrus, harga babi di Mimika itu bisa mencapai 20 juta per ekor. Kalau ke wilayah puncak atau puncak jaya bisa mencapai 30 hingga 40 juta per ekor.

Tetapi babi yang diinginkan adalah babi yang memiliki kualitas daging yang bagus, memiliki kadar air dalam daging yang bagus ‘’makanya saya mendorong teman-teman untuk mencari tempat peternakan babi yang berkualitas seperti yang ada di Manggarai,’’ujarnya.

Bicara peternakan babi dalam konteks industri dan pasar kata Petrus, harus memiliki standar kualitas seperti pakan yang baik ‘’kami di Mimika pakan babi masih didatangkan dari luar atau dari jawa. Kalau piara sampai ratusan ekor standar pakannya harus kualitas yang bagus,’’katanya.

Turut hadir dalam acara ini, Sekda Manggarai Jahang Fansi Aldus, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah, para kepala bagian lingkup Pemkab Manggarai.

Sementara dari kabupaten Timika, hadir diantaranya Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perdagangan,kepala Dinas Pertanian,Kepala Dinas Peternakan serta para kepala bagian lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika. (ars)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *