Pemkab Manggarai

YPII Tatap Muka Dengan Bupati Manggarai

Kominfo-Sebelum melakukan monitoring program Water For Women Project selama dua hari di kabupaten Manggarai, Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) bertatap muka dengan Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit,S
E.,M.A, Rabu 10 Mei 2023.

Kedatangan rombongan YPII langsung disambut Bupati Herybertus Nabit dan jajaran di aula Nucalae kantor Bupati Manggarai dengan seremoni adat manuk kapu dan tuak curu.

Bupati Manggarai Herybertus Nabit dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada yayasan Plan Internasional Indonesia yang sejak tahun 2018 sudah hadir di Manggarai untuk melakukan dan membantu banyak hal terutama terkait air bersih untuk masyarakat Manggarai.

Bupati Hery mengatakan, dari sisi pemerintahan, sikologinya adalah bisa saja pemerintah mengerjakan sendiri tetapi tentu hasilnya tidak optimal dalam banyak hal.

Tetapi lanjut Bupati Hery ketika bekerja sama dengan pihak lain di luar pemerintahan, maka pemerintah daerah merasa perlu ada partner yang menguatkan “Kita saling menguatkan dan pada titik tertentu, kita saling memberikan masukan,”ujar Bupati Hery.

Bupati Hery menuturkan, bicara Water For Women untuk air bersih karena memang kaum perempuan menjadi bagian paling susah atau sulit karena ketiadaan air bersih “Biasanya yang bertanggung jawab di rumah supaya air tersedia itu ibu-ibu. Untuk itu ketersediaan air bersih merupakan beban bagi kaum perempuan,”ungkapnya.

Dikatakan, meski masih banyak yang berada dalam keterbatasan, pemerintah pusat, Provinsi, kabupaten dan desa sudah melakukan banyak hal tetapi masih belum bisa melayani kebutuhan akan air bersih bagi seluruh masyarakat “Tantangan juga ada seperti akses, topografi, perubahan iklim yang menyebabkan sumber air kita banyak berkurang baik dari jumlah maupun debit air,”jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, yang paling penting bagi pemerintah daerah kabupaten Manggarai adalah, pemerintah daerah menghargai YPII untuk bersedia lebih lama lagi di kabupaten Manggarai “Saya berharap apapun yang kita laksanakan dalam keterbatasan yang kita miliki, semua masyarakat Manggarai akan terlayani dengan baik dari sisi akses maupun kualitas air yang akan dikonsumsi,”pungkasnya.

Sementara itu, Romario Wulandari selaku Program Implementation Direktur YPII dalam sambutannya mengatakan sejak tahun 2018, Plan Indonesia melalui Plan Australia mendapatkan kepercayaan untuk melakukan kegiatan ini di kabupaten Manggarai, kota Kupang dan kabupaten Sumbawa di Provinsi NTB

Wulandari berharap kehadiran Plan Indonesia di kabupaten Manggarai untuk membantu teman-teman dari Australia guna memonitoring apa yang sudah dilakukan dan dicapai oleh kabupaten Manggarai selama 5 tahun yang lalu dan tentu melanjutkan kerja sama 2 tahun mendatang.

Tentunya kata Wulandari sambil melihat kemitraan yang sudah solid selama ini baik dari lintas dinas, TPK dan PKK demi keberlangsungan program dan kegiatan yang sudah berjalan selama ini dengan baik “terima kasih sudah menerima kami. mudah-mudahan apa yang akan didiskusikan, bisa menjadikan Manggarai lebih baik ke depan, “ungkapnya.

Dalam acara ini juga dilakukan presentasi capaian STBM Gesi 2018-2022 dan komitmen kerja sama Pemda Manggarai dengan YPII tahun 2023-2024, kemudian diskusi dan tanya jawab dengan POKJA AMPL.
Turut hadir, Bila Akbar selaku asisten direktur resilense and finance branch, Alison Baker selaku WFW fund marger, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD serta para kepala bagian. (ars)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 13 =