Skip to main content

Pemkab Manggarai

Bukan Cuma Urusan Ibu: Potret Para Ayah Mengantar Anaknya di Hari Pertama Sekolah
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) pada hari pertama masuk ke bangku sekolah dasar di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Konggang, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, Senin, 13 Juli 2026. Foto: Galvin

SDI Konggang, Diskominfo, Manggarai– Jarum jam baru menunjukkan pukul 05.00 WITA saat Robertus Stefanus Gagu dan anak sulungnya, Gianra, sudah mulai bersiap-siap. Pagi itu pada Senin, (13/7) adalah hari pertama bagi Gianra untuk masuk ke bangku sekolah dasar di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Konggang, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai. Dengan seragam, tas, dan sepatu baru, bocah kelas 1 baru ini tampak bersemangat dan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda menolak untuk bersekolah.

​Tepat pukul 07.00 WITA, mereka berdua tiba di sekolah untuk mengikuti upacara bendera. Bagi Pak Robert, yang sehari-hari bekerja sebagai guru dan ASN P3K di SDI Labang Puni, Kecamatan Ruteng, kehadirannya pagi itu memiliki arti penting.

​”Saya sangat senang dengan adanya instruksi dari Bapak Bupati ini. Selama ini, kalau kita lihat di lapangan, kepedulian ayah terhadap sekolah anak memang terbilang minim karena urusan ini seolah-olah hanya menjadi tanggung jawab ibu saja. Dengan ikut mengantar langsung, saya bisa memberikan dukungan moril agar anak lebih bersemangat di hari pertamanya,” ujar Pak Robert.

​Pemandangan di SDI Konggang pagi itu memang terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Halaman sekolah diramaikan oleh kehadiran para ayah yang meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak mereka.

​Gerakan ini berjalan secara terstruktur berdasarkan langkah resmi pemerintah daerah Kabupaten Manggarai. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Bupati Manggarai Nomor 476/005/203/DP2KB/VII/2026 tertanggal 10 Juli 2026 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah.

Melalui surat ini, Bupati menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Manggarai untuk memastikan pelaksanaan program ini di lingkungan kerja masing-masing.

​Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 mengenai Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Sebelumya, ​Bupati Manggarai, Hery Nabit, menegaskan bahwa keterlibatan seorang ayah dalam momentum ini bukan sekadar formalitas.

“Seluruh ayah yang berstatus ASN wajib mengantar dan mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah,” tegas Bupati Hery. Menurutnya, hal ini menjadi bagian penting dari upaya membangun ketahanan keluarga yang berkualitas.

​Respons positif juga datang dari pihak sekolah. Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SDI Konggang, Agustinus Jahama, yang baru menjabat selama satu bulan lebih di sekolah tersebut, menyambut baik gerakan ini.

Sebagai seorang ayah sekaligus ASN, ia memahami betul kendala yang sering dihadapi para pegawai laki-laki selama ini.
​”Dulu, jujur saja ada ketakutan tersendiri di dalam diri para ayah yang berstatus ASN jika harus meninggalkan tugas kedinasan untuk urusan sekolah anak. Mau izin pun rasanya serba salah, sehingga akhirnya urusan mengantar sekolah selalu dipasrahkan kepada istri,” kata Pak Gusti.

​Namun, dengan adanya instruksi langsung dari Bupati, para ASN kini memiliki ruang resmi untuk memberikan perhatian pada pendidikan anak mereka di hari pertama sekolah.

Menurut Pak Gusti, kehadiran ayah di sekolah sangat baik agar orang tua bisa mengenal langsung para guru, melihat kondisi lingkungan sekolah, serta memantau perkembangan anak secara nyata. Kedekatan ini diharapkan bisa memicu kepedulian yang lebih besar untuk kemajuan sekolah ke depan.

​Meskipun pada pelaksanaan hari pertama ini jumlah ayah dari kalangan ASN yang hadir terpantau belum terlalu banyak—baru berkisar 3 sampai 4 orang di lokasi—gerakan ini diharapkan dapat terus dievaluasi dan berlanjut secara konsisten. Salah satu target ke depannya adalah memastikan para ayah juga hadir secara aktif saat momen pembagian rapor anak. (MC Kabupaten Manggarai)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =

error: Content is protected !!