Skip to main content

Pemkab Manggarai

Praktisi Psikolog Jefry Haryanto: Pilihan Diksi Pengaruhi Kesan, Keakraban dan Tujuan

Ruteng, Diskominfo Manggarai – Puluhan angota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Manggarai, mengikuti kegiatan penguatan kapasitas dan pelatihan calon Fasilitator Desa Sehat Tahap I yang diadakan selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 Juli dan bertempat di Aula Kantor TP-PKK Manggarai.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP-PKK Manggarai, Ny. Meldyanti Hagur M. Nabit, Wakil Ketua TP PKK, Ny. Apolonia Ijik Abu, Staf Ahli TP-PKK Manggarai serta jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Manggarai.

Pemateri I, Praktisi Psikolog Safrianus Haryanto Djehaut, Pemateri II dari Yayasan Plan Internasional Indonesia, Dendy Titony Manu, S.KM., perwakilan Wahana Visi Indonesia dan juga rekan-rekan pers.

Kegiatan pada hari ke-2 ini dimulai dengan pemaparan materi oleh Praktisi Psikolog, Safrianus Haryanto Djehaut dengan materi tentang pengembangan diri.

Jefri  Haryanto dalam penjelasanya menekankan tentang psikologis bagi anggota PKK Manggarai.

Menurutnya dalam menjalankan tugas ataupun dalam menjalankan kehidupan keluarga sehari-hari  komunikasi sangatlah penting. Pilihan kata-kata dan diksi tentu akan mempengaruhi kesan, keakraban, dan mempengaruhi tujuan.

“Ada beberapa hal menarik, karena hampir 70% mengalami kecemasan dan kecemasan itu karena alasan yang beragam dan selalu kita simpan di dalam diri kita sendiri, juga rasa kurang percaya diri untuk berkomunikasi tentang semua masalah yang kita alami, dan itu merupakan masalah besar bagi kita yang bertugas sebagai fasilitator” sambungnya.

Menurut Jefri Haryanto, hambatan-hambatan itu harus bisa dilepas agar para fasilitator PKK dapat berkomunikasi dengan lepas dan dapat menjalankan tugas dengan bahagia, baik dengan masyrakat maupun dengan keluarga masing-masing.

Untuk mendalami materi psikologi yang dijelaskan,  pejabat Eselon II Kabupaten Manggarai Timur ini melakukan Test Wartegg-Zeichen test(WZT).

Test ini bertujuan untuk menggali berbagai aspek kepribadian individu seperti emosi, imajinasi, dinamika dan fungsi realitas melalui gambar-gambar stimulus yang diberikan.

Selanjutnya dia menyajikan game kerja sama dalam Menyusun pipet plastik. Anggota PKK dibagi kedalam beberapa kelompok dan diuji menyusun menara pipet yang kokoh. Game ini bertujuan untuk menjelaskan kepada anggota PKK Manggarai bahwa pentingnya perencanaan dalam melakukan sesuatu agar bisa memiliki arah tujuan yang jelas dan mendapatkan hasil yang diinginkan.

“Gambaran lain yang kitab bisa petik dari game ini adalah we need a leader, kita tidak bisa semuanya harus bicara, kita juga diajarkan bahwa kita harus bisa belajar dari kesalahan dan juga kita harus bisa mengeliminasi semua gangguan-gangguan dari luar”jelasnya.

Pada bagian akhir penyampaian materi, Jefri Haryanto mengisi dengan sesi Refleksi Psikologi bagi para anggota PKK Manggarai.

Sementara itu, pemateri dari Yayasan Plan Internasional Indonesia, Dendy Titony Manu, S.KM., memaparkan materi tentang Pelatihan Metode Design Program Pemberdayaan Masyarakat.

Menurutnya manajemen program sangat penting yang meliputi tahapan perencanaan awal, penyusunan rencana, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi serta penutupan proyek.

“Saya berharap supaya anggota PKK Manggarai bisa mendesain program sendiri mulai dari input, proses output-output hingga pada pencapaian cita-cita kita,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, semua anggota TP PKK mengikuti dengan antusias. Tidak ada satupun anggota TP PKK yang meninggalkan tempat kegiatan. (Elvis/MC Kab Manggarai)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + seven =

error: Content is protected !!