Skip to main content

Pemkab Manggarai

Pertumbuhan Ekonomi Manggarai Tren Positif, Pemkab Targetkan IPM 71,09 pada 2027

RUTENG, MANGGARAIKAB.GO.ID – Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Mengawali penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Manggarai pun menetapkan target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 71,09 pada tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., saat menyampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS 2027 dalam Sidang Paripurna ke-17 DPRD Kabupaten Manggarai di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD, Selasa (21/07/2026).

Rapat dipimpin dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Agnes Menot, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota dewan serta pimpinan Perangkat Daerah.

Dalam pemaparannya, Bupati Hery Nabit menyoroti lompatan signifikan pertumbuhan ekonomi daerah yang berhasil dibukukan sejak pascapandemi.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai pada tahun 2022 masih berada pada angka 2,85%. Sementara pada tahun 2025, angka sementara kita menunjukkan pertumbuhan telah mencapai 5,09%. Ini memperlihatkan adanya peningkatan yang sangat signifikan,” ungkap Bupati Hery.

Berangkat dari tren positif tersebut, Pemkab Manggarai mematok target indikator makro yang optimis namun tetap realistis untuk tahun 2027, yaitu laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,40% serta peningkatan IPM menjadi 71,09.

Kendati indikator makro terus membaik, Bupati menegaskan bahwa upaya penanganan kemiskinan masih menjadi fokus perhatian utama pemerintah daerah.

“Tantangan terbesar kita, Sidang Paripurna yang terhormat, masih pada persentase penduduk miskin. Meskipun terus mengalami penurunan, namun kecepatannya masih tergolong lambat,” terangnya.

Untuk itu, melalui intervensi program prioritas pembangunan IPM dan ekonomi, Pemkab Manggarai menargetkan angka kemiskinan dapat ditekan hingga ke level 18% pada tahun 2027.

Guna menyokong pencapaian target IPM dan pertumbuhan ekonomi tersebut, sektor pendapatan daerah akan dioptimalkan melalui penguatan basis data pajak dan retribusi, digitalisasi layanan, sinergi pajak daerah (seperti PKB dan MBLB), serta interkoneksi data antartingkat pemerintahan.

Dari sisi belanja daerah, Pemkab Manggarai memprioritaskan pemenuhan belanja wajib dan mengikat (mandatory spending) yang bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Perencanaan anggaran berbasis kinerja disusun berdasarkan data yang akurat, skala prioritas, serta target indikator yang terukur. Kami berkomitmen memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat langsung kepada publik,” tegas Bupati Hery.

Penyusunan KUA-PPAS 2027 ini juga dipastikan bersinergi penuh dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur maupun prioritas Pembangunan Nasional.

Menindaklanjuti penyampaian nota pengantar ini, Sidang Paripurna menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Perumus Badan Anggaran DPRD guna mendalami rancangan KUA-PPAS 2027 sebelum ditetapkan secara definitif.

Turut hadir dalam sidang paripurna tersebut Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, S.Pd., Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Paulus Peos, segenap Anggota DPRD, serta pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemkab Manggarai (MC Kab Manggarai)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =

error: Content is protected !!