Skip to main content

Pemkab Manggarai

Pemerintah Kabupaten Manggarai Bersama Wahana Visi Indonesia Gelar Penguatan Kapasitas dan Pembentukan Forum Anak Tiga Kecamatan

Ruteng, Diskominfo- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Manggarai bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia Area Program Cluster Manggarai menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas dan Pembentukan Forum Anak bagi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ruteng, Kecamatan Rahong Utara dan Kecamatan Cibal. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Efata, Ruteng, pada Jumat sampai dengan Sabtu, 30-31 Januari 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak dalam menyuarakan aspirasi, memperjuangkan hak-hak anak, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Manggarai sebagai Kabupaten Layak Anak. Lebih lanjut, di Bulan Februari 2026, akan dilaksanakan pengukuhan oleh Camat masing-masing.

Kepala DPPPA Kabupaten Manggarai, Maria Yasinta Aso,SST dalam sambutannya menegaskan bahwa Forum Anak memiliki peran strategis sebagaimana diamanat oleh Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yakni sebagai pelopor dan pelapor dalam upaya perlindungan anak sehingga penguatan kapasitas menjadi langkah awal yang penting agar anak-anak mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab.

“Anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dipastikan terpenuhi hak-haknya dan Forum Anak merupakan salah satu organisasi yang memperjuangkan pemenuhan haknya. Lebih jauh dari itu, sebagai bukan sekadar organisasi, tetapi mitra pemerintah dalam menyampaikan suara dan kepentingan terbaik anak. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak semakin percaya diri, memiliki keberanian bersuara, serta memahami hak dan kewajiban mereka,” ujar Maria Yasinta Aso.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan anak dalam pembangunan harus dimulai sejak dini melalui ruang-ruang partisipasi yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. “Forum Anak harus terlibat dalam proses-proses pembangunan, khususnya kegiatan seperti Musrenbang dari desa hingga kabupaten guna memperjuangkan sekaligus promosi pemenuhan hak anak, sehingga semua pihak mampu terlibat untuk mempersiapkan penerus bangsa dan daerah yang berkualitas,” lanjut Yasinta.

Manager Wahana Visi Indonesia Area Program Manggarai, Ignatius Anggoro Suryo,SE.,M.I.Kom, menekankan, “Forum Anak harus dijadikan sebagai circle yang baik dengan membawa semangat baru dan perubahan serta model dalam memperjuangkan pemenuhan 26 indikator Kabupaten Layak Anak”.

Forum Anak diharapkan menjadi dalah satu lembaga terdepan untuk melakukan upaya pencegahan dan saluran untuk pelaporan kasus kekerasan yang terjadi pada anak. “sebagai Forum Anak harus berani menjadi pelopor dan pelapor khususnya berani melapor apabila terjadi kekerasan kepada orang yang dipercaya seperti orang tua, guru, perangkat desa/kecamatan, pastor paroki maupun langsung ke kepolisian dan Dinas PPPA” tegas Anggoro.

Selama kegiatan berlangsung, peserta yang didampingi pendamping dari setiap sekolah, mendapatkan berbagai materi, antara lain penguatan peran dan fungsi Forum Anak, hak anak, pencegahan kekerasan terhadap anak, pelaporan kekerasan terhadap anak, pengenalan dan penghargaan terhadap diri sendiri, pencegahan perkawinan anak, pemahaman bahaya merokok, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan dan penanganan terorisme serta pengembangan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Kegiatan dikemas secara partisipatif melalui diskusi dan simulasi.

Pembentukan Forum Anak Kecamatan Ruteng, Kecamatan Rahong Utara dan Kecamatan Cibal dilaksanakan juga sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya di tanggal 31 Desember 2025. Dengan adanya penguatan kapasitas dan pembentukan ini diharapkan anggota Forum Anak tiga kecamatan dimaksud mampu melaksanakan tugas Pelopor dan Pelapor (2P) yakni  sebagai Pelopor dengan berkontribusi aktif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, sedangkan Pelapor dengan berarti aktif menyampaikan pandangan atau melaporkan jika melihat pelanggaran hak anak, Menyuarakan Aspirasi dengan Menjadi sarana bagi anak untuk menyampaikan suara, pendapat, dan kebutuhan mereka dalam perencanaan pembangunan serta sebagai Konselor Sebaya dengan Memberikan dukungan, pemahaman, dan bantuan kepada teman sebaya dalam menghadapi permasalahan, seperti perundungan (bullying), perkawinan anak, anak korban kekerasan dan pemahaman bahaya merokok. Selain itu, Forum Anak dijadikan sebagai sarana untuk Pembinaan Karakter dan Kepemimpinan dengan membina keterampilan organisasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan sejak dini. 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + 6 =

error: Content is protected !!