Skip to main content

Pemkab Manggarai

Bupati Manggarai Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Pentingnya Menjadi Solusi dan Menjaga Loyalitas

Ruteng, Diskominfo Manggarai– Bupati Manggarai resmi melantik empat orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) hasil seleksi terbuka. Upacara pelantikan dan pemgambilan sumpan jabatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, pada Jumat (6/2/2026).

 Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan proses regenerasi kepemimpinan di mana “tunas-tunas muda” diberikan kesempatan untuk memimpin.

Bupati menyampaikan bahwa para pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi ketat (fit and proper test) dan dianggap “pantas serta cocok” oleh tim seleksi.

Ia menekankan bahwa tugas sebenarnya baru dimulai setelah pelantikan. “Tugasnya itu adalah membuktikan hal yang kedua benar-benar pantas dan cocok, dan itu pembuktian yang tiada akhir,”tegas Bupati Hery.

Fokus pada Kompetensi Manajerial

Memasuki level Jabatan Tinggi Pratama, Bupati mengingatkan para pejabat untuk beralih dari fokus teknis ke kompetensi manajerial.

Ia mengharapkan para kepala dinas yang baru mampu merencanakan strategi organisasi dengan baik dan melakukan pengawasan melekat pada bidang-bidang di bawahnya setiap hari.

Bupati memberikan instruksi spesifik agar para pimpinan baru tidak menjadi beban bagi organisasi. “Saya minta saudara-saudara berusaha untuk menjadi solusi bukan sumber masalah. Jangan sampai kita yang paling tinggi ini jadi sumber masalah,”ujarnya.

 Ia juga meminta agar soliditas organisasi dibangun melalui hubungan interpersonal yang baik dengan staf, tanpa mencampuri urusan pribadi secara berlebihan.

Instruksi Khusus untuk Dinas Terkait

Bupati memberikan mandat khusus kepada empat dinas yang dipimpin oleh pejabat baru tersebut.

Pertama kepada Dinas Komunikasi dan Informatika agar Bertanggung jawab atas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan membangun komunikasi intensif dengan media.

Bupati berpesan agar pimpinan OPD tidak takut diwawancara jurnalis, “Karena mereka bertanya tentang hal yang kita kerjakan. Jangan menutup diri karena kalau kita menutup diri maka orang tidak tahu kita sedang kerja apa” ujarnya.

Kedua, kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) agar Fokus pada proses verifikasi pemekaran desa.

Ketiga kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Menegakkan Perda serta menjaga keamanan dan ketertiban berkoordinasi dengan instansi terkait

Keempat kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk Menangani tuntutan masyarakat akan infrastruktur dan diperintahkan untuk aktif berkoordinasi dengan Kementerian di pusat guna mengamankan anggaran.

Di akhir arahannya, Bupati menekankan pentingnya sikap rendah hati kepada semua pihak, termasuk keluarga, karena jabatan seringkali membuat jarak dalam hubungan personal.

 Ia juga menuntut loyalitas penuh terhadap visi dan misi daerah. “Semua dilatih untuk mensukseskan visi misi bupati, bukan visi misi luar, kata lainnya adalah loyal” pungkasnya.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + 3 =

error: Content is protected !!