BEA MESE, MANGGARAIKAB.GO.ID – Usai menghadiri Perayaan Syukur Pesta Emas (50 Tahun) Paroki Santo Antonius Padua Ri’i di Kecamatan Cibal, Senin (27/7/2026), Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A. melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan audiensi bersama tenaga kesehatan di Puskesmas Bea Mese. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, tantangan, serta kebutuhan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam suasana dialog yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban, Bupati Hery Nabit menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh komitmen, integritas, dan semangat pengabdian para tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik antara pemerintah dan tenaga kesehatan menjadi salah satu kunci dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dengarkan Aspirasi dan Tantangan Pelayanan Kesehatan
Pada kesempatan tersebut, para tenaga kesehatan menyampaikan berbagai masukan terkait pelaksanaan pelayanan di Puskesmas Bea Mese. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain peningkatan fasilitas pelayanan, kebutuhan sumber daya manusia, ketersediaan alat kesehatan, serta upaya memperkuat layanan promotif dan preventif di wilayah kerja puskesmas.

Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menyusun kebijakan pembangunan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Manggarai terus mengalami peningkatan. Karena itu, pemerintah perlu mendengar langsung pengalaman dan kebutuhan para tenaga kesehatan yang setiap hari melayani masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus menjaga profesionalisme serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan bahwa kehadiran tenaga kesehatan tidak hanya berfungsi sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga menjadi pendamping, edukator, sekaligus motivator bagi masyarakat dalam membangun pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Manggarai yang sehat, produktif, dan sejahtera. Di akhir audiensi, Bupati berharap semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Manggarai dan seluruh tenaga kesehatan terus terjaga. Sinergi yang kuat diyakini akan mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan di tingkat pelayanan dasar sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Rizal Madur/MC Kab Manggarai)
Related posts:
- Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, Bupati Hery Nabit Tegaskan Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manggarai
- Usai Penetapan Ranperda APBD 2025, Bupati Manggarai Tekankan Pentingnya Perda bagi Pembangunan Daerah
- Bupati Hery Nabit dan Wabup Fabianus Abu Hadiri Final FX Cup II 2026
- Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, Momentum Syukur dan Penguatan Iman Umat