Skip to main content

Pemkab Manggarai

Jadi Teladan Gerakan GAMAS, Sejumlah Pejabat ASN Manggarai Antar Anak ke Sekolah di Hari Pertama

Ruteng, Diskominfo Manggarai – Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Manggarai diwarnai pemandangan yang berbeda. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum terlihat mendampingi buah hati mereka.

Menariknya, para ayah kini mulai meluangkan waktu khusus untuk mengantar anak-anak di hari pertama tahun ajaran baru.

​Gerakan ini berjalan secara terstruktur berdasarkan langkah resmi pemerintah daerah. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Bupati Manggarai Nomor 476/005/203/DP2KB/VII/2026 tertanggal 10 Juli 2026 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah.

Melalui surat ini, Bupati menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Manggarai untuk memastikan pelaksanaan program ini di lingkungan kerja masing-masing.

​Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 mengenai Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

​Pengawas Sekolah yang juga seorang ASN, Ferdy Harjon, memantau langsung sekaligus turut menyukseskan gerakan ini dengan mengantarkan anaknya ke TK Inviolata Ruteng. Menurutnya, gerakan GAMAS merupakan langkah strategis yang sangat baik untuk membangun keterlibatan emosional antara ayah dan anak sejak dini.

​Ferdy Harjon mengungkapkan, meski suasana di sekolah masih cukup didominasi oleh kaum ibu, antusiasme para ayah menunjukkan tren yang sangat positif.

​”Saya melihat di lokasi tadi masih banyak ibu-ibu yang hadir dibandingkan bapak-bapak. Namun, gerakan ini sangat bagus dan sangat baik. Kita bisa melihat para ayah mulai mengambil peran aktif, bahkan ada yang masuk ke dalam kelas, memantau toilet, hingga mengawasi anak-anaknya saat bermain di lapangan,” ujar Ferdi.

​Aksi serupa juga dilakukan oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai, Michael Ojang. Ia tampak mengantarkan anak bungsunya ke sekolah yang sama sejak pukul 07.00 WITA.

​Mikael memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan ini. Ia menekankan pentingnya kehadiran figur ayah, terutama bagi anak-anak usia dini yang sedang bertransisi ke lingkungan baru.

​Saat diwawancarai di lokasi, Sekretaris Kominfo Manggarai, Michael Ojang, menjelaskan bahwa dengan para ayah mengantar anaknya ke sekolah, anak anak sangat terbantu untuk membangun rasa percaya diri dan terutama rasa dilindungi sehingga mereka bisa beradabtasi dengan lingkungan sekolahnya.

​”Saya sangat setuju sekali dengan apa yang disampaikan oleh Pak Bupati. Terutama memang untuk anak-anak pada tingkat pendidikan dasar, mulai dari TK sampai SD, bahkan SMP. Apalagi untuk anak-anak yang baru pertama kali mengenal lingkungan sekolahnya,” tegas Michael.

​Disambut Hangat oleh Pihak Sekolah dan Tim Monitoring

​Kehadiran para ayah di sekolah disambut hangat oleh pihak pengelola sekolah, suster, dan para guru wali kelas. Manajemen TK Inviolata telah menyiapkan tata kelola penyambutan murid baru dengan sangat rapi di area front office. Guru-guru dengan sigap memberikan informasi teknis terkait kelas, fasilitas sekolah, hingga aturan jam penjemputan.

​Kehadiran orang tua di hari pertama ini diakui sangat membantu meringankan tugas para guru. Mereka lebih mudah menenangkan murid-murid baru yang biasanya rentan menangis atau meminta pulang di hari pertama sekolah.

​Di TK Inviolata Ruteng sendiri, pantauan di lapangan menunjukkan ada sekitar 30-an ASN yang ikut mengantarkan anak mereka. Kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh tim monitoring dari BKKBN yang diwakili oleh Ibu Adriana untuk memastikan gerakan GAMAS berjalan optimal di lapangan. (MC Kab Manggarai)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =

error: Content is protected !!