Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

Bupati Deno Lantik 6 Penjabat Kepala Desa

Tanggal update: 08 May 2020 14:05, oleh: Admin

Ruteng, Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus S.H, M.H, melantik enam orang penjabat kepala desa, dalam Wilayah Kabupaten Manggarai jumaat ( 08/05/2020 ), bertempat di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai. Keenam  orang yang dilantik tersebut masing- masing, Paulus Pangu, sebagai penjabat kepala Desa Cireng, kecamatan Satar Mese Utara, Wenseslaus Jehatul, sebagai penjabat desa Lia Satar Mese Utara, Fransiskus Jenali sebagai penjabat kepala desa Wongka kecamatan Satar Mese Barat, Bernadus Jaun sebagai penjabat kepala desa Toe Reok Barat, dan Blasius Sedi sebagai penjabat kepala desa Benteng Kuwu Kecamatan Ruteng.

Bupati Deno melakukan sesi foto bersama para penjabat kepala desa. Foto; Kominfo.

Dalam arahan singkatnya Bupati Deno mengatakan, pelantikan para penjabat kepala desa dilakukan ditengah bangsa ini menghadapi pandemi Covid 19. Oleh karena itu protocol kesehatan sesuai dengan pedoman gugus tugas dilaksanakan semaksimal mungkin.

Para penjabat kepala desa kata Deno, punya peran penting untuk bisa menjalankan vivi misi pemerintah kabupaten Manggarai. Visi misi tersebut adalah “ Manggarai yang maju, makmur, sejahtera, adil, merata, dan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.”

Dikatakan, sejak tahun 2010 sudah ditetapkan perda No 14 tahun 2010, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005- 2025. “ itu merupakan satu periode perencanaan. Dimana dalam periode tersebut kita semua sudah diarahkan. ”Ujar Deno.

Lebih lanjut dikatakan, para penjabat yang dilantik, sudah masuk dalam suatu etape pembangunan, yaitu rencana pembangunan jangka panjang yang ke empat. ”Para penjabat yang dilantik jangan pernah menganggap seolah olah diluar sistem. Terkadang kita menyimpang, karena kita tidak sadar dengan posisi kita saat ini,” pesan Deno.

Ditambahkan, pemkab manggarai saat ini merealokasikan anggaran sebesar 21 miliar untuk penangan Covid 19. Anggaran sebesar itu jelas Deno, bukan untuk di bagi- bagi kepada masyarakat melainkan untuk sejumlah kepentingan, terutama menyangkut penanagan Covid 19.

” Anggaran itu jelas peruntukanya,yakni untuk penanagan covid 19,bukan juga untuk dibagi kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Deno juga berpesan, supaya para penjabat kepala desa dalam menjalankkan tugasnya harus berdasarkan undang- undang dan tidak perlu takut,dan harus kerja pakai hati.

Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh, Sekda Fansi Jahang, Para asisten, Pimpinan OPD, serta keluarga dari Penjabat yang dilantik.( pet ).