Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

Alumni SMAN 526 Dan Diaspora Sanpio Serahkan Bantuan APD

Tanggal update: 05 May 2020 17:36, oleh: Admin

Ruteng - Sejumlah pihak terus peduli dan mengambil bagian dalam upaya mencegah penyebaran virus corona (covid 19), terutama di wilayah Kabupaten Manggarai. Salah satu bentuk kepedulian dengan menyumbangkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Bantuan APD kali ini datang dari alumni SMAN 526 angkatan 1985, berupa 20 lusin masker kain berjumlah 240 buah dan 100 pcs pelindung wajah (face shield).

Bantuan dari alumni SMAN 526 yang kini dikenal dengan SMAN 1 Langke Rembong tersebut, diserahkan langsung perwakilan alumni, Silvanus Hadir, Mely Weng, Jean Gampu, Yus Djegaut, Theo Taram dan Rosarius Naingalis.

Selain itu bantuan APD juga datang dari Diaspora Seminari XII Kisol angkatan 1979, berupa 90 baju hazmat dan 40 masker kain. Bantuan diserahkan perwakilan diaspora alumni Sanpio 79, Mikael Ambon didampingi Rosarius Naingalis dan Silvanus Hadir, bertempat di Sekretariat gugus tugas penanganan dan pencegahan covid 19 lantai 1 kantor Bupati Manggarai, Selasa ( 5/5/2020).

Bupati Manggarai pose bersama alumni SMAN 526-85 dan Sanpio 79.

Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus, S.H., M.H. saat menerima bantuan, mengapresiasi dukungan berbagai pihak termasuk alumni SMAN 526 Ruteng dan Diaspora Sanpio Kisol yang turut membantu dalam meringankan penanganan covid 19 di Kabupaten Manggarai. "Selaku Bupati, saya patut berterima kasih kepada saudara-saudara atas kerja sama dan sama-sama kerja keras melawan pandemi covid 19 di Kabupaten Manggarai," ujarnya.

Bupati Deno menuturkan, bantuan dan kepedulian semua pihak sangat berarti bagi penanganan dan pencegahan covid 19 terutama di Kabupaten Manggarai. "Mari kita sama-sama bekerja menanggulangi penyebaran covid 19 ini," katanya.

Pemerintah lanjut Bupati Deno, terus berupaya mengedukasi masyarakat agar selalu mengikuti himbauan dan protokol kesehatan terutama menjaga kebersihan dengan mencuci tangan yang bersih, tidak lupa pakai masker dan menjaga jarak.

Perwakilan alumni SMAN 526, Drs.Silvanus Hadir, MMA kepada media ini mengatakan Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan merupakan wujud kepedulian teman-teman di Jakarta, antara lain, Flory Nggangur, Vinsen Jemadu, Gaudens Suhardi dan kawan-kawan. "Harapannya APD ini dapat dimanfaatkan dengan baik, guna menghindari resiko dari penyebaran covid 19," ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Koordinator Sekretariat gugus tugas pencegahan dan penanganan covid 19, Frumensius LTK Do mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian di saat pandemi virus corona. "Bantuan langsung kami serahkan ke RSUD dr.Ben Mboi berupa baju hazmat sebanyak 65 buah dan ke rumah sakit Santu Rafael Cancar 25 buah," jelasnya.

Selain itu kata Frumensius, bantuan masker juga diserahkan kepada para jurnalis atau wartawan yang bertugas di Manggarai. "Hari ini kami serahkan 40 masker bagi teman-teman media agar bisa digunakan selama tugas peliputan, jangan lihat jumlahnya, ini bentuk kepedulian kami dan tentu kita saling mendukung dalam menjalankan tugas," ungkapnya.

Koordinator Sekretariat gugus tugas penanganan dan pencegahan covid 19, menyerahkan bantuan masker kepada perwakilan jurnalis.

Turut menyaksikan penyerahan APD tersebut, di antaranya Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur, Anggota DPRD Provinsi NTT, Yenny Veronika, SH serta unsur Forkopimda di Kabupaten Manggarai.

Selesai menerima bantuan APD dari alumni SMAN 526 dan Diaspora Sanpio, di hari yang sama Bupati Manggarai Deno Kamelus dan Wakil Bupati Manggarai Victor Madur bertolak ke Kecamatan Ruteng untuk menyerahkan bantuan sembako bagi warga atau orang-orang yang datang dari daerah terpapar virus corona (covid 19).

Sementara data dari gugus tugas pencegahan dan penanganan covid 19 Kabupaten Manggarai, jumlah pelaku perjalanan yang datang dari daerah terpapar covid 19 hingga Senin 4 Mei 2020 pukul 18.00 wita berjumlah 3.741 orang yang sudah diperiksa dengan rincian 875 dalam masa isolasi dan 2.866 selesai isolasi. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 82 orang, dengan rincian 34 orang dalam pemantauan dan 48 selesai pemantauan. Selain itu Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 2 orang, Pasien Dalam Pengawasan (1) orang dan positif Covid 19 (0).  (ars)