Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

Terdapat 4 ODP di Manggarai, Kadis Kesehatan Ingatkan Warga Tidak Panik.

Tanggal update: 23 Mar 2020 15:20, oleh: Aris

Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai

Ruteng – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dr.Yulianus Weng, M.Kes menghimbau masyarakat Manggarai agar tidak panik dalam menghadapi virus corona terutama berkaitan dengan empat orang di kabupaten Manggarai yang berstatus Orang Dengan Pengawasan (ODP).

Dr. Weng juga mengatakan, selain itu warga tetap waspada dan terus menjaga diri dengan hidup bersih, tidak melakukan aktifitas yang melibatkan banyak orang dan menjauhi keramaian atau kumpul-kumpul "kalau ada masyarakat yang lakukan perjalanan ke kota yang telah ditemukan kasus positif corona agar sesegera mungkin memeriksakan diri ke fasilitas-fasilitas kesehatan atau rumah sakit,"ujar dr.Weng.

"Yang lain juga jangan sebarkan berita bohong (hoax) yang bisa menimbulkan kegaduhan dan kepanikan di tengah masyarakat. Kalau ada anggota keluarga yang pulang dari daerah terpapar virus corona untuk isolasikan anggota keluarga tersebut selama 14 hari ke depan",ungkapnya.

dr.Weng menuturkan, perkembangan informasi pencegahan dan penanganan corona ini akan terus dilakukan, sehingga publik bisa mendapatkan informasi yang tepat.

Seperti diketahui bersama hingga Minggu (20/3/2020) sudah ada 4 Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona di Kabupaten Manggarai.

"Ada empat orang Orang Dalam Pemantauan (ODP)", kata Kabag Protokol dan Komunikasi sekaligus Juru Bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanganan Virus Corona Kabupaten Manggarai Lodovikus Moa.

Lodovikus menyebut, keempat ODP tersebut diketahui setelah mereka memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan rumah sakit. Keempatnya, kata dia, mengalami gejala-gejala seperti ; demam, batuk, pilek, nyeri di bagian tenggorokan, dan sesak napas.

"Keempat orang tersebut, ada yang baru pulang dari Jakarta dan Denpasar. Lalu dari Filipina dan pulangnya ke Manggarai rata-rata bulan maret 2020 ini",jelasnya.

"Ada gejala-gejala sesak nafas, nyeri di tenggorokan, demam, batuk, pilek dari keempat orang tersebut dan mereka langsung periksakan diri ke puskesmas dan rumah sakit dr.Ben Mboi "terangnya.

Lodovikus Moa menjelaskan, setelah diperiksa keempat orang tersebut dalam keadaan baik dan diperkenankan pulang. Kemudian kata Lodofikus, kini keempat orang tersebut dirawat di rumah masing-masing dan kondisi mereka akan dipantau selama 14 hari ke depan.   (ars)