Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

Bupati Deno ; Hingga Kini Manggarai Tidak Masuk Kategori Terpapar Virus Corona

Tanggal update: 22 Mar 2020 09:19, oleh: Admin

Ruteng- Bupati Manggarai Deno Kamelus menegaskan hingga kini Kabupaten Manggarai dan umumnya Provinsi NTT tidak masuk dalam kategori terpapar virus corona (covid-19).

Hal tersebut disampaikan Bupati Deno, saat memberikan sambutan misa pontifikal Uskup Ruteng Mgr.Siprianus Hormat, yang berlangsung di Gereja Katedral, Sabtu (21/3/2020).

Foto: Bupati Deno saat memberikan sambutan pada perayaan Misa Pontifikal di Gereja Katedral Ruteng

Bupati Deno mengatakan, pemerintah Kabupaten Manggarai bersama unsur Forkopimda telah melaksanakan protokol-protokol terkait penanganan virus corona " Semua instruksi-instruksi yang telah dikeluarkan pemerintah pusat dan provinsi kita laksanakan dengan sepenuh hati dan koordinasi yang baik dengan semua pihak,"ungkapnya.

Dikatakan Bupati Deno, Pemkab Manggarai telah membentuk tim komando siaga untuk penanganan virus corona "Di RSUD dr.Ben Mboi, kita telah bentuk tim reaksi cepat dan menyiapkan satu ruangan isolasi khusus, jika di Kabupaten Manggarai ada yang terpapar virus corona,"katanya.

Lebih jauh diutarkan Bupati Deno, hari senin mendatang Pemkab Manggarai bersama Forkopimda akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah "Termasuk Camat, Lurah, Kepala Desa, Rt dan Rw lakukan pendaatan dari rumah ke rumah "Saya minta masyarakat untuk informasikan sejelas-jelasnya terkait keadaan di NTT dan Manggarai,"tegasnya.

Beliau menerangkan tujuan dari pendataan ini, adalah bagian dari langkah pencegahan untuk bisa melokalisir dan fokus memberikan pengawasan dan pemantauan terhadap setiap orang yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai.

Dijelaskan, pencegahan virus corona bisa dilakukan dengan disiplin diri, antara lain menjaga kebersihan, makan makanan bergizi, dan menjaga kesehatan.

Untuk itu kata Bupati Deno, Ia telah mengeluarkan instruksi agar sekolah-sekolah diliburkan hingga dua pekan ke depan, apel rutin ASN sementara ditiadakan, jam kerja ASN juga disesuaikan. Kalau biasanya ASN masuk jam 07.30 wita dan pulang pukul 15.00 wita, tetapi saat ini masuk jam 08.00 wita dan pulang pukul 14.00 wita "Maksudnya biar ASN bisa olah raga pagi, bisa istirahat dan jaga stamina sehingga virus corona takut menyerang ASN,"ujarnya.

Bupati Deno juga berpesan agar masyarakat tidak mempercayai berita bohong (hoax) yang bisa berdampak pada banyak hal termasuk ekonomi "Contoh meningkatnya harga bawang bombai, karena masyarakat percaya bawang bombai bisa sembuhkan virus corona. Sehingga semua beli bawang bombai dan disimpan di rumah,"pungkasnya.

(ars).