Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Warga Kelurahan Satar Tacik, Sampaikan Usulan dalam Kegiatan Musrenbang Tingkat Kelurahan

Tanggal update: 27 Jan 2020 14:48, oleh: Aris

Ruteng - Warga di Kelurahan Satar Tacik Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai tampak antusias mengikuti kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Satar Tacik.

Kegiatan Musrenbang ini dibuka langsung Lurah Satar Tacik Aleksius Radi,SE bertempat di Kantor Kelurahan Satar Tacik, Senin (27/01/2020).

Lurah Satar Tacik Aleksius Radi, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan Musrenbang merupakan amanat undang-undang, di mana setiap perencanaan dalam sebuah kegiatan harus memulai dari akar rumput dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Aleksius Radi, meskipun kegiatan Musrenbang diadakan tiap tahun, namun  masyarakat sama-sama bersepakat dan berharap dalam kegiatan Musrenbang kali ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk tahun-tahun yang akan datang, lebih khusus di tahun 2020 ‘’Mudah-mudahan apa yang kita sepakati, apa yang kita usul akan tercapai, meskipun ada skala prioritas. Mereka di Kabupaten akan melihat, mana yang utama dari apa yang kita usul, meski semua tidak direalisasikan,’’katanya.

 

Dijelaskan, pada tahun 2019 salah satu pembangunan yang sudah dikerjakan di Kelurahan yang dipimpinnya, yakni pembangunan lapen di Bandara Frans Sales lega, Mbeang Ledas, dan peningkatan jalan Bengawan Cunca Lawar serta beberapa perehaban di jalan Juria. Masih di tahun 2019 kata Aleksius, terdapat bantuan 4 unit rumah bagi warga dan semuanya dari dana APBD.

Sementara dari dana Kelurahan ujar Aleksius, untuk tahun 2019, warga yang memperoleh bantuan WC ada 2 dan rabat beton di 4 titik ‘’Anggaran tidak banyak, karena harus dipotong untuk pengadaan tong-tong sampah. Tahun 2020 ini, untuk rabat beton kami akan bangun kembali dan untuk lokasi nantinya akan ada tim yang survey,’’jelasnya.

Yang  tidak kalah penting menurut Aleksius, mengenai tanah untuk pembangunan kantor Kelurahan Satar Tacik ‘’Begini sudah kondisi kita sekarang, ini rumah yang kelima. Lima tahun Saya bertugas di sini sudah lima rumah, kalau sepuluh tahun ya sepuluh rumah. Mudah-mudahan keluhan kita, didengar di Kabupaten,’’ungkapnya.

Mewakili Camat Langke Rembong, Remi menuturkan partisipasi warga sangat penting, karena menurut Remi, yang tahu segala kebutuhan di tengah masyarakat adalah warga itu sendiri "Hasil kesepakatan warga, nanti akan disampaikan ke Musrenbang Kabupaten, berapa saja banyaknya diusulkan saja. Dari data yang akurat dan nanti bisa disaring, contoh usulan tanah kelurahan seperti yang disampaikan Pa Lurah tadi,"ungkapnya.

Sementara itu Petrus Helmon Gor dari Dinas PUPR menjelaskan total anggaran untuk Kecamatan Langke Rembong sebanyak Rp. 26.55.000.000.339.000 yang dibagi di 20 kelurahan.

Khusus di Kelurahan Satar Tacik, jelas Petrus, total anggaran untuk pembangunan drainase sebesar Rp.250.000.000 ‘’Ini nanti kita perlu sepakat, kita mau bangun di mana. Karena menurut anggota Dewan Pa Sil Baeng, drainase ini dibangun di Lingko Mowang,’’katanya.

Salah seorang warga Kumba, Bonivasius Jebarus mewakili warga Rt 013/Rw 004 kepada Media ini menuturkan, Dia dan warga lainnya menyampaikan beberapa usulan diantaranya, pembangunan rumah tidak layak huni, WC/MCK, jalan setapak, drainase dan juga meteran listrik.

Sementara itu Berto Sudin mewakili warga lainnya di Rt 023/Rw 007, tampaknya tidak jauh berbeda menyampaikan usulan seperti warga di Rt 013/004 Bonivasius Jebarus.

"Usulan kami sebagai warga ,tidak jauh berbeda Pak, terkait kebutuhan pembangunan di Kelurahan ini, ada yang usulkan pembangunan WC, jalan, gang setapak, saluran pembuangan, pembukaan jalan baru dan lain-lain ujar,"Sudin.

Berto Sudin berharap agar usulan usulan warga ,bisa benar-benar didengar dan bisa segera direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan dan pembangunan di Kelurahan Satar Tacik ‘’Kita tiap tahun ada Musrenbang, untuk itu banyak harapan warga kepada Pemerintah, meski tidak semuanya, paling  tidak segera ditindaklanjuti,’’tuturnya.

 

Selain dihadiri warga Kelurahan Satara Tacik, kegiatan ini turut dihadiri Babinsa dan Babinkabtimas Kelurahan Satar Tacik M Alif Jafrin dari Polres Manggarai dan Nyoman Ardiantara dari Kodim 1612 Manggarai.

Untuk diketahui hingga bulan November 2019 jumlah penduduk di Kelurahan Satar Tacik sebanyak 4.211 jiwa, dengan rincian laki-laki 2.106 jiwa dan perempuan 2.105 jiwa. Sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 961 kk.  (ars)