Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

DPRD dan Pemkab Manggarai Sepakati Dua Ranperda Menjadi Perda

Tanggal update: 13 Dec 2019 12:53, oleh: Admin

Ruteng - Dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang selama ini dibahas antara Pemerintah Kabupaten Manggarai dan DPRD akhirnya disepakati dalam sidang paripurna ke 24 masa sidang I tahun dinas 2019, yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Manggarai, Kamis (12/12/2019).

Kesepakatan antara Pemerintah dan DPRD  ditandai dengan penandatanganan naskah ranperda menjadi perda oleh Bupati Manggarai dan Pimpinan serta wakil pimpinan DPRD, disaksikan seluruh anggota DPRD dan undangan yang hadir.

Kedua Ranperda tersebut, yakni Ranperda tentang perubahan kedua atas perda Kabupaten Manggarai nomor 3 tahun 2016 tentang penyertaan modal daerah pada BUMD menjadi perda dan penetapan perda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020.

Wakil Ketua DPRD Mangggarai Simprosa R Gandut mengatakan, kedua Ranperda tersebut telah difasilitasi dan dievaluasi ke Gubernur NTT melalui Biro Hukum dan Badan Keuangan Provinsi NTT pada tanggal 3 hingga 7 Desember 2019.

Osy Gandut menjelaskan, dari hasil fasilitasi dan evaluasi, kedua ranperda dinyatakan diterima dan ditetapkan sebagai perda.

DPRD dan Pemkab Manggarai Sepakati Dua Ranperda Menjadi Perda

Sidang Paripurna ke 24 DPRD Manggarai.

foto : Kominfo

Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus,S.H.,M.H menegaskan, kewajiban tidak hanya sampai pada penetapan ranperda menjadi perda, tetapi lebih jauh mengawal pelaksanaan perda dalam implementasi di tahun anggaran 2020 dan tahun yang akan datang.

Bupati Deno menuturkan, sebaik apapun produk hukum daerah yang dihasilkan jika tidak patuh serta dilaksanakan dengan baik, tentunya tidak bisa memberikan kepastian hukum dan akan menjadi sia-sia.

Bupati Deno juga mengingatkan kepada perangkat daerah agar pelaksanaan perda dimaksud untuk segera menetapkan langkah teknis, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, perda dapat berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan terhadap cita-cita yang dicapai dari pembentukan perda "Agenda-agenda yang telah kita laksanakan merupakan wujud kemitraan, bahwa dalam semangat kerjasama dan sama-sama kerja, kita mampu menghadapi persoalan yang kita hadapi,"ujarnya.

"Kerja-kerja kita, pada akhirnya dapat memberikan dampak yang besar bagi kemajuan dan kemakmuran rakyat Manggarai,"pungkasnya.

Hadir dalam sidang ini, diantaranya Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur, Penjabat Sekda Drs.Angkat Anglus, Ketua DPRD Matias Masir, Anggota DPRD, Pimpinan OPD, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, serta Dirut BUMD.   (ars)