Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Jelang Hari Jadi DWP ke 20, Wabup Madur Buka Kegiatan Seminar Kesehatan

Tanggal update: 05 Nov 2019 14:53, oleh: Aris

Ruteng –Menjelang hari jadinya ke 20 tanggal 7 Desember 2019 mendatang, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Manggarai, mengadakan kegiatan seminar kesehatan, bertempat di Aula Dharma Wanita Persatuan, Selasa (5/11/2019).

Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur membuka kegiatan seminar yang dihadiri utusan-utusan setiap Dinas dan Badan, pengurus DWP, anggota DWP.

Tampak juga beberapa pemateri yang mengisi kegiatan seminar ini, diantaranya , Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Manggarai Drs.Silvanus Hadir, MMA yang membawakan materi tentang KB dan Kesehatan Wanita, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yulianus Weng, M.Kes yang membawakan materi tentang pencegahan Stunting, dan dr. Dwita, spesialis penyakit jantung dari RSUD dr. Ben Mboi yang membawakan materi deteksi dini penyakit jantung.

Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur yang juga sebagai penasehat Dharma Wanita Persatuan,  saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, sebagai organisasi yang di dalamnya berisikan perempuan DWP, tentunya dituntut untuk berpikir dan turut serta dalam proses pembangunan, khususnya terkait nasib dan peran perempuan dalam pembangunan ‘’Kalau Dharma Wanita ini, bila memiliki cukup anggaran sebenarnya bisa konsolidasi ke bawah dan turun ke desa-desa, seperti PKK,’’Ujar Wabup Madur.

Wakil Bupati Victor menuturkan, sejak kemerdekaan Indonesia, perempuan menjadi tumpuan bangsa selama membela negara, baik dari gangguan kolonialisme maupun imperialisme.

Perempuan kata Wabup Victor, tidak bisa dipandang sederhana sebagai pengurus rumah tangga, tetapi dapat diperhitungkan dalam derap laju pembangunan, sebagai salah satu jawaban tantangan perkembangan jaman.

Untuk sampai pada titik itu kata Wabup yang berpasangan dengan Bupati Deno ini, yang dituntut dari kaum perempuan adalah kemampuan menyesuaikan diri dengan globalisasi, modernisasi dan hak-hak lain yang dibutuhkan dalam memaksimalkan peran dan potensi.

Selain itu lanjutnya, yang juga diperlukan adalah keterampilan atau ilmu pengetahuan yang dapat menunjang peran yang dilakukan perempuan. Keterampilan dan pengetahuan penting, agar perempuan dapat menjawab berbagai keraguan, bahwa perempuan tidak bisa apa-apa ‘’Hanya dengan memperkaya diri dengan ketrampilan, perempuan masa kini dapat mengambil peran dalam kelompok atau organisasi khususnya organisasi perempuan,’’Katanya  

‘’Di organisasi ini, kaum perempuian bisa berdiskusi, bertukar informasi, ide, pengetahuan dan gagasan terutama dalam berdiskusi baik secara formal, seperti seminar hari ini, atau juga non formal seperti kegiatan arisan,’’ucapnya.

Menurutnya, kini ada dua hal yang harus segera dicarikan penyelesaian, pertama harus diakui lingkungan kita masih beranggapan dunia perempuan adalah dunia domestik yang hanya mengurus rumah tangga. Akibatnya tidak cukup ruang publik yang dapat diakses kaum perempuan untuk menunjukan eksistensinya.

Kedua, masih banyak perempuan yang merasa dirinya adalah sub ordinasi laki-laki atau kelompok kelas kedua dalam mengambil keputusan. Banyak kaum perempuan merasa, bahwa kaumnya boleh berperan berdasarkan apa yang diinginkan atau yang dipikirkan kaum pria.

Wakil Bupati Manggarai, saat Memberikan Sambutan

Kegiatan Seminar Kesehatan             Foto : Kominfo

Hal ini kata Wabup Victor, membuat sebagian perempuan, enggan bersaing dalam dunia kerja, malas berpikir dan hanya bersikap pasrah yang berakibat kaum perempuan tidak meningkatkan kapasitas dirinya melalui belajar ‘’Saya mewakili masyarakat Manggarai, mengapresiasi atas digelarnya seminar tentang kesehatan ini,’’ungkapnya

Beliau berharap agar kegiatan seminar ini, dapat memperkaya diri seluruh anggota DWP Kabupaten Manggarai dan memberi warna penting dalam geliat  laju pembangunan di Kabupaten Manggarai  ‘’Apresiasi ini, terutama Saya sampaikan, karena seminar yang membahas masalah kesehatan,merupakan wujud dukungan pada salah satu misi Pemerintah Kabupaten Manggarai, yakni misi kedua memajukan derajat hidup kesehatan masyarakat yang berkualitas dan merata,’’Tuturnya

Sementar itu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Manggarai Ny.Meli Weng menjelaskan, DWP merupakan organisasi wanita terbesar di Indonesia yang menghimpun istri ASN untuk dibina melalui bidang pendidikan, sosial budaya dan ekonomi sesuai Visi dan Misi organisasi dalam meningkatkan peran dan pengetahuan istri ASN.

Sementara tujuannya adalah untuk membangun anggota DWP, keluarga dan masyarakat termasuk meningkatkan pengetahuan dan rasa diri percaya diri kaum wanita  diberbagai bidang melalui berbagai macam kegiatan

Peringatan HUT ini kata Meli Weng, dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan bangga terhadap organisasi serta partisipasi dan kontribusi pada program pemerintah

 

Anggota DWP, bersama Wakil Bupati Mangarai.  Foto : Kominfo  

Beberapa kegiatan lain selain seminar kesehatan, kata istri Kadis Kesehatan Manggarai ini, diantaranya perlombaan bola kasti yang akan diadakan tanggal 15 dan 16 November 2019 , lomba mendaur ulang barang-barang bekas dilaksanakan tanggal 28 November 2019, pemberian bantuan kepada TK binaan Dharma Wanita dan ibu-ibu pensiun serta kunjungan ke panti asuhan pada tanggal 2 Desember 2019, gerak jalan sehat dilaksanakan tanggal 6 Desember 2019,  bantuan bea siswa pendidikan bagi anak-anak mampu dari anggota DWP golongan 1 dan 2 serta pegawai kontrak akan diberikan pada puncak perayaan tanggal 7 Desember 2019.    (ars)