Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Pameran dan Bazar di Ruteng Berakhir, Perputaran Uang Hampir Capai 2 Miliar Rupiah

Tanggal update: 08 Sep 2019 22:12, oleh: Aris

uteng - Pameran dan bazar dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan Indonesia ke 74 yang berlangsung di Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai berakhir Sabtu (7/9/2019) .

Tarian Tiba Meka (terima tamu) dari siswi MAN Langke Rembong dan pemukulan gong oleh Bupati Manggarai serta pertunjukan petasan, mengawali acara penutupan pameran yang telah berlangsung selama 15 hari tersebut.

"Selama lima belas hari pameran, perputaran uang dengan omset penjualan sebesar satu miliar delapan ratus tiga puluh delapan juta empat ratus lima puluh ribu rupiah (Rp.1.838.000.000.450.000). Itu yang diperoleh dari 143 stand, di luar stand instansi pemerintah,"Ungkap Ketua panitia pameran Venansius Burhan, saat penutupan pameran di Lapangan Motang Rua Ruteng.

Kepala Dinas perdagangan ini juga menjelaskan, peserta pameran tahun 2019 mengalami peningkatan sebanyak 156 peserta dibanding tahun 2018 yang hanya diikuti 119 peserta.

Lebih lanjut dijelaskannya, peserta pameran 2019 terdiri dari instansi pemerintah sebanyak 13 stand, TNI-Polri 2 stand, Hortikultura 3 stand, kuliner 58 stand, buku 1 stand, BUMN - BUMD 3 stand, duniaa usaha 11 stand, tanaman hias 2 stand, sembako 6 stand, sandang 26 stand, perusahan rokok 1 stand, otomotif 4 stand, lembaga pendidikan 1 stand, hand phone dan asesoris 12 stand, perhiasan dan asesoris 2 stand, permainan ketangkasan 12 stand, LSM 1 stand, dan organisasi wanita 2 stand.

Selain itu kata Kadis Venansius, selama pameran berlangsung, acara di panggung hiburan diisi oleh 71 peserta dari tingkat SD, SLTP, SMA, komunitas dance serta lembaga sosial  "Ajang pameran menjadi media pengembangan minat dan bakat serta potensi diri, putra-putri kita di Kabupaten Manggarai,"Ujarnya.

Bupati Manggarai, saat memberiksan sambutan pada acara puncak

  penutupan Pameran Pembangunan.   Foto : Kominfo

Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus,S.H.,M.H ketika menutup pameran tersebut mengatakan masyarakat bisa menikmati segala sesuatu yang ada di pameran dengan baik tanpa ditemukan hal-hal yang bisa mencederai persatuan, kesatuan dan persaudaraan.

Membangun Manggarai kata Bupati Deno, berlandaskan Visi. Visi itu adalah tujuan yang akan dicapai lima tahun mulai 2015 hingga 2021 "Visi kita adalah Manggarai yang maju, makmur, sejahtera, adil, merata, daidhoi oleh Tuhan yang Maha Esa,"Ucapnya.

Dijelaskan Bupati Deno, maju artinya ada perubahan positif dalam seluruh sektor kehidupan, seperti bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Pameran pembangunan menurut Bupati Deno, sudah sejalan dengan Visi membangun Manggarai. Itu terlihat dari sisi peserta pameran yang bertambah  "Kalau tahun 2018 hanya 119 peserta, maka tahun 2019 ada 156 peserta. Itu artinya, ada penambahan 37 peserta, ini yang namanya maju, ada perubahan positif,"tuturnya.

Dikatakannya, dari sisi omset pameran dan bazar tahun 2018 yang diadakan selama 10 hari hanya mencapai 1 miliar rupiah, sekarang mencapai 1,8 miliar rupiah " Saya coba rata-ratakan untuk 14 hari, 1,8 dibagi 14, Kalau pengusaha ambil keuntungan minimal 20 persen, maka tiap hari ada keuntungan kurang lebih 26 juta rupiah,"tandasnya.

Diungkapkan Bupati Deno, selain dilihat dari sisi ekonomi karena terjadi pertukaran barang dan jasa,  pameran juga merupakan bentuk pertanggungjawaban segala sesuatu dari perangkat daerah minimal dalam satu tahun "Masyarakat bisa bertanya tentang kemajuan, pembangunan, perubahan dan lain-lain. Termasuk dunia usaha yang berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah ini,"katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, even pameran merupakan cara untuk mewariskan dan melestarikan nilai-nilai budaya "Hampir tiap malam di panggung utama ditampilkan tarian dan lagu Manggarai,permainan rakyat, fragmen, yang menggambarkan budaya kita sebagai orang Manggarai,"katanya.

"Yang namanya budaya adalah hal yang berharga, orang tidak mewariskan sesuatu yang tidak berharga. Budaya adalah warisan, maka tugas kita memelihara, menjaga dan mengembangkannya,"pungkasnya. 

Tarian Tiba Meka (terima tamu) siswi MAN Langke Rembong, saat Penutupan

Pameran Pembangunan.   Foto : Kominfo

turut hadir dalam acara penutupan pameran ini, pimpinan Perangkat Daerah, unsur Forkopimda, kepala kantor Pajak Pratama Ruteng, ketua Kadin, sekretaris Kadin, ketua Tim Penggerak PKK, ketua Organisasi Wanita, pimpinan BUMN - BUMD serta ribuan warga kota Ruteng dan sekitarnya.

Selain diisi penampilan siswa-siswi dan komunitas dance Ruteng, acara penutupan pameran ini juga menampilkan duet Bupati Deno Kamelus dan putrinya Lisa Deno yang membawakan lagu Manggarai berjudul Lea serta ditutup dengan penampilan penyanyi asal Surabaya Anizah.    (ars)

Suasana saat warga menyaksikan hiburan di panggung utama

Foto : Kominfo