Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Bupati Deno Sampaikan Kondisi Pendidikan di Manggarai Kepada Menristekdikti

Tanggal update: 28 May 2019 14:25, oleh: Aris

Ruteng - Dihadapan Menteri Riset,Teknologi dan pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Profesor Muhmad Nasir,ph.D.,AK saat peresmian Universitas Katolik Indonesia (UKI) Santu Paulus Ruteng, Minggu (26/5/2019), Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus, S.H., M.H menyampaikan kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai.

Bupati Deno, menerangkan dalam beberapa tahun terakhir seluruh peserta  Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Manggarai lulus 100%.

Bahkan beberapa sekolah Favorit Diakui Bupati Deno berhasil menempatkan sekolah mereka pada puncak peraih nilai tertinggi se Propinsi NTT dan perolehan nilai berada diatas nilai rata-rata Propinsi NTT.

Bupati Deno Kamelus bersama mahasiswa dan Sekda Mabar Rofinus Mbon saat menerima Rombongan Menristekdikti.  Foto : Aris

Fakta tersebut kata Bupati Deno, menunjukan baik secara kualitas maupun kuantitas dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai terutama jenjang SLTA dan SMK berada pada situasi yang sehat dan baik.Persoalan kemudian apakah mereka bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau tidak.

Secara umum, lanjut Bupati Deno masalah yang dihadapi peserta didik adalah masalah ekonomi, namun secara akademik mereka mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Bupati Deno menjelaskan, dalam rangka memberikan dukungan terhadap para siswa terutama melanjutkan studi pada program-program tertentu akan diberikan bantuan bea siswa.Sementara  bagi ASN disiapkan dana dalam bentuk tugas belajar dalam rangka pengembangan sumber daya "Namun Pa Menteri, jumlah ini sangat terbatas, oleh karena itu kebijakan Pa Menteri dalam memberikan bea siswa kepada mahasiswa-mahasiswa di Perguruan Tinggi, tentu merupakan hal positif dan sangat membantu,"Ujar Bupati Kamelus.

Menristekdikti saat tiba di Kampus UKI St.Paulus diterima tarian oleh Mahasiswa.

Foto : Aris

Bupati Deno berharap agar bea siswa tersebut tidak hanya diberikan kepada siswa dan mahasiswa di sekolah dan perguruan tinggi negeri namun juga diberikan kepada siswa dan mahasiswa di perguruan tinggi swasta "Kami berterima kasih karena melalui Kemenristekdikti program pemberian bea siswa kepada peserta didik yang berasal dari Kabupaten Manggarai dan NTT juga telah Kami alami, tetapi itu juga masih terbatas.Sebagai Bupati mewakili pemerintah dan masyarakat, mohon Pa Menteri dapat memberikan kepada peserta didik di NTT khususnya dari Manggarai dan mahasiswa dari UKI Sanru Paulus ini,"Pinta Bupati Kamelus,diiringi tepuk tangan para mahasiswa.

Dijelaskan Bupati Deno, tidak tersedianya banyak pilihan jurusan di Kabupaten Manggarai dan sekitarnya membuat sebagian lulusan pendidikan menengah atas terpaksa beralih ke tempat yang jauh, hal tersebut kerap berhadapan dengan persoalan lain yakni pembiayaan.

Bupati Deno mengatakan anak-anak peserta didik dan calon mahasiswa mau tidak mau berhadapan dengan fakta bahwa tidak hanya biaya kuliah tapi juga biaya tempat tinggal atau kos serta biaya hidup lainnya.

Dalam situasi seperti ini mengakibatkan banyak lulusan SMA dan SMK terpaksa berhenti sekolah dan tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.Kehadiran UKI Santu Paulus Ruteng kata Bupati Deno, diharapkan secara perlahan mengurangi persoalan tersebut.

Untuk itu pengembangan kampus ke depan sudah seharusnya dipikirkan dan mengacu pada Riset yang baik tentang kebutuhan daerah, minat peserta didik, kondisi pertumbuhan ekonomi daerah, peluang lulusan dan dunia kerja " Pa Menteri, sepanjang yang Kami tahu, melalui kebijakan Kemenristekdikti juga telah dibuka beberapa lembaga pendidikan di Sumatera dan Kalimantan, bekerja sama dengan ITB Bandung dan ITS Surabaya,"Terang Bupati Kamelus.

"Tentu dalam rangka pengembangan SDM dan Revolusi Industri 4.0 (Four Poin Zero) Kami tentu berharap, apabila hal ini berkenan juga bisa dilakukan di Daerah ini,"Ucap Bupati Kamelus.

Buppati Deno melanjutkan, Pemkab Manggarai secara teknis juga dapat membicarakan pertimbangan-pertimbangan kebutuhan yang disesuaikan dengan APBD Kabupaten Manggarai, meski urusan perguruan tinggi bukan kewenangan Kabupaten tetapi Pemkab Manggarai dalam semangat kerja sama korporasi tetap memberikan dukungan pembangunan Perguruan Tinggi di daerah ini terutama STKIP dan pengembangan STIKES dan kerja sama akan terus dilakukan sepanjang dimungkinkan oleh regulasi.

Ditambahkan Bupati Deno, masyarakat Manggarai patut bersyukur, pertama,karena memiliki satu lembaga khusus berbentuk Universitas. Kedua, karena langkah ini misi pendidikan merupakan satu dari lima misi Kabupaten Manggarai dikerjakan bersama dalam perkembangan yang semakin baik.Ketiga iklim penelitian dan pengembangan yang merupakan satu poin dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi akan berkontribusi besar dalam membangun daerah ini.  (ars)