Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Bupati Deno Minta Lokasi TPA Poco DiPerluas

Tanggal update: 18 May 2019 20:41, oleh: Aris

Ruteng ; Meningkatnya Volume sampah terutama dari wilayah perkotaan mengakibatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai yang terletak di Lingko Colang, Kelurahan Tadong Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai membuat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup kewalahan.

Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus S.H.,M.H didampingi Wakil Bupati Drs.Victor Madur saat mengunjungi TPA yang berjarak 12 km arah utara kota Ruteng tersebut, meminta Dinas Lingkungan Hidup agar memperluas areal TPA sampah "Semakin hari sampah semakin meningkat, Pemda akan bicarakan dengan pemilik lahan atau kebun yang berbatasan langsung dengan TPA ini, butuh lahan yang luas lagi," Kata Bupati Kamelus.

Bupati Deno berharap warga yang memiliki lahan bersedia memberikan lahannya, namun harus sesuai prosedur dan harga pemerintah "Areal yang ada sekarang hanya 1,10 ha, sementara yang dibutuhkan 3,5 ha. Komunikasi awal dengan pemilik lahan sudah dilakukan, kan ada Undang-Undang mengatur tentang pengadaan tanah untuk kepentingan pemerintah, Kita ikut prosedurnya saja," Jelas Bupati Kamelus.

Bupati Deno juga menghimbau agar warga atau pemulung yang mengambil sampah dari TPA untuk tidak membawa sampah-sampah sisa makanan ke rumah atau tempat penampungan agar tidak menimbulkan penyakit.

Bupati Deno Kamelus sedang memantau Pengoperasian alat Pencacah sampah.  Foto : Aris

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs.Marsel Gambang menerangkan Volume sampah terutama sampah-sampah plastik yang diangkut petugas dari Ruteng dalam sehari bisa mencapai 12 truk "Kalau tahun 2017 dan tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar 6 sampai 7 truk, awal 2018 hingga sekarang, sehari bisa 12 truk," Ujar Gambang.

Kedepan ungkap Marsel Gambang, pihaknya terus berupaya agar sampah-sampah terutama sampah plastik bisa didaur ulang sehingga tidak menumpuk "Yang menjadi kendala saat ini sampah-sampah plastik, sementara yang berfungsi hanya alat pencacah rumput dan botol plastik, untuk pengolah sampah plastik alatnya rusak," Beber Gambang.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan dr.Yulianus Weng, M.kes mengatakan pihaknya akan melakukan penyemprotan lalat-lalat agar tidak menyebarkan penyakit dan bau bagi warga sekitar TPA "Penyemprotan akan Kami lakukan, karena di TPA ini bukan hanya sampah saja yang menjadi momok bagi warga, tapi juga lalat -lalat yang bisa sebabkan penyakit, disamping sosialisasi juga akan kami lakukan," Ungkap Weng.

Bupati Deno Kamelus didampingi Kadis Kominfo Silvanus Hadir dan Mantan Kadis LHD Marsel Gambang Ketika Memantau Lokasi Pembuangan TPA Poco.  Foto : Aris

Bupati Manggarai dan Wakil Bupati Manggarai juga menyempatkan diri melihat langsung cara pengolahan dan pencacahan sampah rumput untuk dijadikan pupuk serta pencacahan sampah botol-botol plastik.

Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, diantaranya, Kadis Kominfo Silvanus Hadir, Kepala BP4 Adi Empang, Camat Langke Rembong Petrus C Masangkat, serta para staf BLHD.  (ars)