Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Bupati Deno Kamelus ; ”Semua Program Harus Dievaluasi secara Berjenjang”

Tanggal update: 24 Apr 2019 10:51, oleh: Aris

Bupati Manggarai DR.Deno Kamelus mengatakan,semua program yang sudah dilaksanakan harus dievaluasi secara berjenjang.Baik itu program pemerintah pusat,Propinsi  hingga program kabupaten.Selain itu harus dilihat lagi apakah program itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Bupati Deno mengatakan hal itu saat berkantor di desa Golo kecamatan Cibal ,Senin ( 15/04/2019).Selain berdialog dengan masyarakat desa Golo, pada kesempatan itu Deno - Madur juga meninjau pengembangan hortikultura di dusun Mawe.

Dikatakan,untuk merencanakan program tahun berikutnya,minimal pemerintah daerah punya gambaran tentang apa yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini.

“Berkunjung kedesa juga untuk mengetahui dan mengecek langsung bantuan yang sudah digulirkan oleh pemerintah kepada masyarakat, sekaligus untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.” jelas Bupati Deno Kamelus

Sementara terkait program simantiri,ia menuturkan bahwa program itu sudah berjalan bagus dan meningkat secara signifikan serta diterima baik oleh masyarakat.

”Program simantiri digulirkan untuk mengurangi angka kemiskinan di Manggarai.Dan program itu berjalan dengan baik, karena itu saya minta OPD harus memberikan laporan apa adanya kepada Bupati terkait semua program yang sudah digulirkan, jangan hanya lapor yang baik-baik saja, tetapi laporkan juga hal buruknya,” tegas Bupati Deno Kamelus

Beliau menambahkan,urus daerah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata,tapi juga butuh keterlibatan dan kerja sama dengan desa,pemerintah Propinsi hingga Pusat.

Usai berdialog dengan masyarakat desa Golo,Bupati Deno Kamelus dan Wabup Victor Madur didampingi Pimpinan OPD,langsung meninjau pusat pengembangan hortikultura di Dusun Mawe.

Dilokasi Green House Bupati berdialog dengan petani setempat,dan melihat langsung green house yang dibangun pada tahun 2017 itu dalam kondisi rusak berat karena bencana alam.

”Dinas terkait harus panggil kontraktor yang mengerjakan green house tersebut,ini baru dibangun 2017 lalu tapi sudah roboh,”tegas bupati.

Pada sesi dialog, banyak hal yang disampikan oleh masyarakat  termasuk pastor paroki setempat Romo Stefanus.Romo Stefanus mengeluhkan kondisi jalan pada jalur Pagal Lempis-Golo - Pinggang yang sudah rusak, untuk secepatnya ditangani.Selain jalan yang buruk, Romo juga mengusulkan kepada Bupati supaya dibangun embung diwilayah tersebut untuk menunjang pengembangan horti.

Terkait  hal yang dikeluhkan Romo Stefanus, Bupati menjelaskan, hal itu akan menjadi perhatian pemerintah untuk segera diperbaiki.Terkait usulan embung, Bupati menjelaskan, akan dibangun pada tahun 2020 dengan memanfaatkan Wae Kebok untuk menunjang pengembangan hortikultura di dusun Laci.

Sementara terkait bantuan yang tidak tepat sasan seperti yang dikeluhkan warga, Bupati Deno menjelaskan, setiap  enam bulan sekali Bupati berhak mengevaluasi lagi siapa yang benar-benar berhak untuk mendapatkan bantuan.

Camat Cibal Lorens Jelamat merincikan, dusun Cumpe merupakan pusat pengembangan hortikultura di kecamatan  cibal sekaligus penyuplai sayur terbesar di wilayah tersebut.Desa Golo terdiri dari beberapa dusun yakni,dusun Cumpe,Laci,dan Golo.Berdasarkan data TNP2K kk miskin di wilayah tersebut sebanyak 92%.

Setelah berdialog dengan warga desa Golo,Bupati Deno kamelus bersama rombongan lalu melanjutkan perjalalan ke desa Perak.Didesa itu,Bupati juga berdialog dengan warga setempat sekaligus mengambil data kk miskin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni,Wabup Victor Madur,PLH Sekda Drs. Angglus Angkat ,Msi,Staf Ahli Bupati Agustinus Ganggut MT,Pimpinan OPD,Camat Cibal,para kepala desa sekecamatan Cibal,tokoh masyarakat,tokoh agama,dan warga desa Golo dan Perak.   (pet)