Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Bupati Deno Kamelus Sampaikan Pesan Menteri Pendidikan Kepada Para Guru.

Tanggal update: 26 Nov 2018 20:04, oleh: Aris

Ruteng – Peringatan hari guru ke 24 tingkat Kabupaten Manggarai berlangsung di Lapangan Motang Rua Ruteng dengan upacara bendera dihadiri Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur,Sekretaris Daerah Mansetus Mitak SH,Pimpinan Perangkat Daerah,Asisten Setda,Staf Ahli Bupati dan berbagai unsur Forkopimda.

Upacara bendera juga diikuti hampir seluruh guru-guru,para siswa dan siswi dari tingkat SD hingga SMA dan SMK,mahasiswa se kecamatan Langke Rembong,ASN,Aparat Kodim 1612,Polres Manggarai,Pol PP,serta anggota Pramuka Gudep 2412 Manggarai.

Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus,SH.MH bertindak sebagai Inspektur upacara pada peringatan hari guru ke 24 tersebut.

Para Pelajar,ASN serta Guru-guru ketika mengikuti Upacara Bendera Memperingati HUT Guru ke 24 di Lapangan Motang Rua,Ruteng.  Foto : Aris

Bupati Deno Kamelus dalam amanatnya ketika menyampaikan pesan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi,mengatakan Tema hari Guru tahun 2018 adalah Meningkatkan Profesionalisme Guru menuju abad ke 21.

Tema tersebut dipilih mengingat tantangan abad 21 semakin berat.Hal ini meniscahyakan peningkatan profesionalisme menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk meningkatkan kwalitas agar memiliki kompetensi yang sesuai perkembangan jaman.

Revolusi industri ke 4 yang sudah merambah ke semua sektor harus disikapi dengan arif karena telah merubah peradaban manusia secara fundamental.

Untuk itu diperlukan guru yang profesional,guru yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi yang super cepat tersebut.

Untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan dalam rangka menyiapkan sumber daya yang unggul dengan kompetensi global.

Akan tetapi walaupun perkembangan teknologi informasi berkembang cepat dan sumber-sumber belajar begitu mudah diperoleh,peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut.

Tugas utama guru adalah mendidik,mengajar,membimbing,mengarahkan,melatih,menilai dan mengevaluasi setiap peserta didik.

Oleh sebab itu profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian.Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik,tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya termasuk dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta sebagai inspirator bagi anak didiknya.

Saat ini kurang bijak rasanya jika kita menyalahkan dahsyatnya perkembangan teknologi informasi.Kita harus mengarahkannya menjadi potensi positif,alih-alih terkena dampak negatifnya.

Terlebih pada tahun 2019 mendatang penetrasi revolusi industri ke 4 tersebut akan masuk semakin dalam ke berbagai sektor termasuk sektor pendidikan.

Oleh sebab itu peningkatan profesionalisme guru semakin penting karena hal itu menjadi salah satu syarat utama dalam mewujudakan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter serta menguasai kecakapan abad 21 yang dibutuhkan oleh setiap peserta didik.

Kita tahu Indonesia telah memenuhi kriteria sebagai Negara besar,jika dilihat dari ukuran wilayah,jumlah penduduk,kekayaan alam dan keragaman budayanya.Keunggulan komparatif ini harus kita kejar dengan keunggulan kompetetif dibidang sumber daya manusia.

Kita bersyukur bahwa saat ini konsentrasi pemerintah pada pembangunan sumber daya manusia semakin besar,seiring dengan upaya menggenjot pembangunan infrastruktur.Dua hal yang menjadi prasyarat untuk menjadi Negara maju.

Pada saat kemajuan infrastruktur sudah sedemikian baik,maka tidak ada pilihan lain kecuali menyiapkan SDM yang unggul dengan kompetensi global.

Untuk itu kita bertekad agar pada masa-masa yang akan datang para guru semakin terpacu mengambil peran sentral menyiapkan sumber daya manusia tersebut.

Selanjutnya dalam rangka perluasan akses pemerataan mutu dan percepatan terwujudnya guru profesional,pada tahun yang akan datang Kemendikbud akan menerapkan kebijakan sistem Zonasi.Kebijakan sistim Zonasi diharapkan akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan diseluruh tanah air.

Sistim Zonasi di harapakan akan memudahkan penanganan pengelolaan guru mulai dari distribusi,peningkatan potensi,pengembangan karir,dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru,kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Kegiatan-kegiatan itu dapat di lakukan melalui kegiatan kelompok musyawarah kerja guru,kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Setidaknya terdapat 3 ciri guru profesional yang harus dimiliki ;Pertama Guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik.Perubahan jaman mendorong guru agar dapat menghadirkan pembelajaran abad 21 yaitu menyiapkan peserta didik untuk memiliki ketrampilan berpikir kritis,kreatif,inovatif,komunikatif dan mampu berkolaborasi.Hal tersebut tentu tidak akan dapat diwujudkan jika para guru berhenti belajar dan mengembangkan diri.

Kedua seorang guru yang profesional hendaknya membangun kesejawatan bersama rekan-rekan sejawat guru,terus belajar mengembangkan diri dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan jaman dan terus merawat dan menguatkan posisi profesinya.Jiwa korsa guru harus senantiasa dipupuk agar dapat saling membantu dan mengontrol satu sama lain.

Ketiga,seorang guru yang profesional hendaknya mampu merawat jiwa sosialnya.Para guru Indonesia adalah pejuang pendidikan yang sesungguhnya yang menjalankan peran tugas dan tanggung jawab yang mulia sebagai panggilan jiwa.

Dengan segala tantangan dan hambatan para guru Indonesia berada di garda terdepan dalam pencerdasan kehidupan bangsa.

Jadikan hari guru nasional sebagai semangat untuk terus membangun peradaban bangsa sehingga Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya,cerdas,bermutu dan berkarakter serta mampu bersaing dalam kancah pergaulan Global.

Bangsa ini menitipkan amanah kepada guru-guru supaya memelihara ,mengembangkan jati diri dan membentuk karakter generasi penerus bangsa agar bangsa ini menjadi bangsa yang tangguh,bangsa yang mandiri,berdaya saing dan penuh toleransi.

Sungguh tugas yang berat bila dipikul sendiri,maka dari itu mari kita bergandeng tangan menunaikan tugas mulia ini,dipundak Bapak dan ibu Guru Kami gantungkan masa depan bangsa ini.

Dalam peringatan hari guru ke 24 ini,Bupati Deno kamelus juga menyerahkan penghargaan kepada dua orang guru berprestasi,yakni Guru SMPN 1 Langke Rembong Maria Lues,S.pd atas prestasinya membimbing siswa dalam kejuaraan olimpiade sain Matematika jenjang SMP tingkat Nasional dan meraih juara harapan 1 dan guru SMAN 1 Langke Rembong Dra.Elisabeth Tina Ngasu atas prestasinya membimbing siswa dalam lomba mata pelajaran Biologi jenjang SMA tingkat Nasional tahnun 2018.

Selanjutnya penghargaan juga diberikan Kapolres Manggarai AKBP Steny Cliffry Lapian S.IK kepada pemenang lomba Bola Volli guru tingkat kecamatan Langke Rembong dalam rangka HUT Guru ke 24 dan HUT PGRI ke 73 kepada juara 1 regu putera dari SMA Langke Rembong,juara 2 SD Inti IV,Juara 3 SMK Langke Rembong dan juara IV SMAN VI Langke Rembong.

Sementara dibagian Puteri diserahkan Wakil Ketua DPRD Manggarai Paulus Peos,SP.

Juara 1 diraih oleh SD Inti II (SDK Ruteng 2,Ruteng6 3,Ruteng 5 dan Ruteng 6 serta SDI Konggang).

Juara ke 2 SD Inti IV (SDK Ruteng 1,SDK Ruteng 4,SDI Karot,SDK Kumba,dan SDI Woang ).

Juara ke 3 TK II dan Juara ke IV TK I.

Bupati Manggarai foto bersama para Guru yang meraih penghargaan.  Foto : Aris

Acara HUT guru ke 24 kali ini ditutup dengan beberapa atraksi,diantaranya drum band SMA Widya Bhakti,SMK Bina Kusuma dan SMAN 1 Langke Rembong,tarian,Paduan suara,rangkuk alu,tarian serigala,perpaduan guru-guru mulai tingkat TK/Paud,SD hingga SMA se kecamatan Langke Rembong dan tarian selendang Affter Festival Florata sanggar SMPK Imaculata Ruteng.      **arismarsal