Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

USKUP RUTENG PIMPIN MISA SYUKURAN PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI MANGGARAI

Tanggal update: 24 Feb 2016 11:47, oleh: Aris

Ruteng : Kurang lebih Lima Ribu undangan turut hadir dalam perayaan Misa Syukur Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai periode 2016-2021 DR.Deno Kamelus SH.MH dan Drs Viktor Madur.Misa di pimpin langsung Yang Mulia Uskup Ruteng Mgr.Hubertus Leteng ,Pr di damping para imam Konselebran bertempat di Halaman Kantor Bupati Manggarai ,Senin (22/2/2016).

Turut Hadir diantaranya  Wakil Gubernur NTT periode 2008-2012  Ir.Eston Foenay,Mantan Bupati Manggarai Drs. Christian Rotok dan Drs. Antoni Bagul Dagur,Pimpinan DPRD Kornelis Madur,Pimpinan Partai Politik yang tergabung dalam Koalisi Rakyat,Wakil Bupati Sika Paulus Nong Susar,wakil Bupati Manggarai Timur Drs. Andreas Agas,Unsur Forkompimda, utusan 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Manggarai serta pimpinan BUMN,dan BUMD.

Dalam Homilinya Uskup Ruteng Mgr Hubert Leteng mengatakan Pemilihan Kepala daerah telah berakhir,kita telah memiliki pemimpin baru (Bupati danWakil Bupati).Untuk itu suasana pilkada tidak boleh di bawah terus hingga saat ini dan kedepannya.

Uskup Hubert Mengatakan selama pilkada sampai pelantikan kita boleh berbeda pilihan,bersaing, bahkan bermusuhan tetapi dengan berakhirnya Pilkada dan Pelantikan kita hendaknya bersatu dan bersaudara,berdamai dan bekerja sama.’’Perbedaan dan perselisihan,pergesekan, dan konflik bahkan permusuhan boleh-boleh saja ada,akan tetapi semuanya harus berhenti dan di hentikan’’.Kata Uskup Hubert

Ke depan lanjut Uskup Hubert harus ada perdamaian dan persatuan.Hanya ada kolaborasi dan kerja sama,niat dan komitmen untuk saling merangkul,saling mendukung agar dapat membangun kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.Ungkap Uskup.

Dirinya mengajak seluruh elemen agar meninggalkan dendam dan benci,konflik,dan permusuhan.Dalam Tahun Yubelium Kerahiman ini hendaknya saling memaafkan dan berdamai satu dengan yang lain.’’Tidak perlu sampai tujuh puluh kali tujuh kali memaafkan,satu kalipun itu sudah cukup’’Ujarnya.

Bupati Manggarai DR. Deno Kamelus SH.MH mengatakan syukuran ini merupakan syukuran seluruh Masyarakat Manggarai baik yang hadir maupun yang tidak. ’’Syukur dari yang memilih, dari yang netral dan yang tidak memilih karena berbagai alasan’’.Katanya.                                                           

Bupati Deno Mengatakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih adalah Bupati dan wakil yang sah secara Sosial dan Politik karena memperoleh dukungan suara terbanyak,secara hukum juga sah(Legal Standing).  Dia Menambahkan Beda Pilihan dalam Demokrasi itu merupakan Konsekwensi logis sebuah Demokrasi.’’Saya Paham, perbedaan pilihan sedikit mengganggu kebersamaan kita, perlu rekonsiliasi’’. Ungkap Deno. Dirinya mengatakan dalam rekonsiliasi di butuhkan kedewasaan dalam berpolitik, serta keiklasan hati nurani.

Dirinya menegaskan seseorang masuk kategori Negarawan kalau sikap dan pandangan politiknya mementingkan kepentingan rakyat,kepentingan pembangunan, dan kepentingan Negara yang utuh dari pada kepentingan suku, wilayah, agama, dan kepentingan pribadi.

Dalam Realitas politik lanjutnya  ada juga yang memilih karena mengharapkan imbalan untuk kepentingan diri sendiri seperti mendapatkan jabatan.     ***(ars)