Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Informasi tentang Covid-19 dapat diperoleh di sini atau di sini

Dishub Manggarai Bina Mitra di Kecamatan Reok

Tanggal update: 13 Jun 2016 07:56, oleh: Aris

Berikan Materi ; Kadishubkominfo Martinus Apri Laturake di dampingi Camat Reo Kanis Tonga

                            serta Kanitlantas Polsek Reo Tony Ndapa sedang memberikan materi. Foto : Aris

Ruteng-Untuk meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas terutama di Wilayah Kecamatan Reok, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai mengadakan kegiatan Pembinaan Mitra dengan beberapa unsur di Reo Kecamatan Reok,Sabtu (11/6/2016.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Camat Reok ini melibatkan 40 orang dari berbagai unsur di antaranya Camat Reo Drs.Kanis Tonga, Lurah Baru, Lurah Reo, Lurah Wangkung, Lurah Mata Air di Kecamatan Reok, Kapolsek yang diwakili Kepala Unit Lalu Lintas (Kanitlantas) Reok Tony Ndapa, para sopir, pemilik angkutan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan difasilitasi pihak Dishubkominfo.

Berbagai persoalan diutarakan dalam Kegiatan ini baik dari pemilik angkutan, para sopir serta tokoh masyarakat yang berlangsung dalam suasana akrab. Yosep Suhardi Salah seorang sopir yang biasa beroperasi melayani penumpang dalam kota Reo mengeluhkan banyaknya mobil berplat luar yang sering kali mengangkut dan menaikkan barang terutama di wilayah terminal dan pelabuhan Kedindi, ’’Kami minta pihak Dishub dan Lantas tertibkan kendaraan-kendaraan plat DD, kalau ini dibiarkan bisa terjadi gesekan nantinya,kami tidak mau cari masalah, kami hanya cari makan,’’ kata Yosep.

Sementara itu salah seorang tokoh Masyarakat Yohanes Soni mengeluhkan kemacetan serta Material bangunan yang sering mengganggu arus lalu lintas dalam Kota Reo, ’’ Tolong Pak, tempatkan para petugas di titik-titik macet, kemudian material yang ada pemiliknya diberi teguran untuk tidak menyimpan pasir atau batu di pinggir jalan, ini bisa berbahaya untuk pengendara,’’ tambah Yohanes.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Martinus Apri Laturake,SH yang mendengar langsung keluhan tersebut merespons cepat dengan menginstruksikan stafnya agar ke depan fokus serta mengambil tindakan agar menertibkan material bangunan yang mengganggu arus Lalu Lintas dan merazia kendaraan-kendaraan dari luar yang tidak memiliki izin, ’’Sebetulnya tidak ada batasan pengoperasian sebuah kendaraan di daerah lain, tetapi kalau digunakan untuk mengangkut orang atau barang, kendaraan tersebut harus mematuhi aturan di daerah tersebut, Kalau untuk kepentingan pribadi tidak soal, tapi kalau untuk angkut barang dan orang, kami akan ambil tindakan,’’ tegas Apri.

Namun Apri menyayangkan juga masih banyak sopir dan pengusaha angkutan menaikkan dan menurunkan penumpang tidak di terminal dan seenaknya menaikan tarif penumpang terutama jurusan Reo-Ruteng. Untuk itu Apri Laturake meminta semua stakeholder atau pemangku kepentingan sadar akan kewajiban dan haknya agar tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar dan menjadi sebuah kebutuhan, ’’Kalau tanpa kesadaran itu tidak mungkin, terutama para sopir dan pengusaha angkutan,’’ kata Apri.

Apri menuturkan sebesar apapun tekad dan kemampuan petugas untuk melakukan penertiban kalau tidak didukung semua pihak terutama awak dan pengusaha angkutan semuanya akan sia-sia. Menurut Dirinya kegiatan Bina Mitra adalah wahana untuk mengajak semua pemangku kepentingan untuk terlibat dan mengambil peran masing-masing sesuai aturan dan dibarengi kepedulian, ’’Ciptakan suasana yang baik, agar para pengguna jalan merasa dilindungi ketika berada di jalan,’’ ungkap Apri.

 

Berdialog : Para Peserta sedang berdialog dalam kegiatan Bina Mitra di Reo,Kecamatan Reok

                  Foto : Aris

Sementara itu Kepala Bidang Perijinan,Pembinaan dan Pengawasan Dishubkominfo Manggarai Silvester Longos mengatakan kegiatan Bina Mitra Ini rutin di lakukan tiap tahun bertujuan agar komponen yang terkait dengan lalu lintas dan angkutan jalan sama-sama ikut ambil bagian dan bertanggung jawab dalan rangka mewujudkan lalu lintas yang aman,tertib dan selamat,’’Di Reo ini sudah ada terminal para sopir,pemilik angkutan coba manfaatkan terminal ini,jangan parkir dan turunkan penumpang di pinggir jalan,bisa berbahaya bagi pengguna jalan lain,’’Ungkap Longos.   *** (ars)