Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Menteri ESDM Resmikan SPBU Mano

Tanggal update: 15 May 2019 12:55, oleh: Aris

Ruteng ; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mano yang berada di Mano Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (10/5/2019).

Menteri ESDM tiba di Bandara Frans Sales Lega Ruteng pukul 11.40 wita menggunakan pesawat Pelita Air dari Bali, disambut Wakil Bupati Manggarai Victor Madur, Wakil Gubernur NTT Yosef Nai Soi, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Dandim 1612 Manggarai Rudi Markiano Simangunsong, Kapolres Manggarai Stenny Cliffry Lapian, pimpinan OPD Manggarai dan Manggarai Timur serta unsur Forkompinda.

Selesai acara penerimaan, rombongan Menteri ESDM dan Dirut Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Dirjen Kementerian ESDM beserta para pejabat langsung menuju Restoran Spring Hill di Mbaumuku Ruteng untuk makan siang.

Setelah makan siang, tepat pukul 13.00 wita rombongan bergegas menuju Mano kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur untuk meresmikan SPBU Mano.

Menteri ESDM saat Tiba di Bandara Frans Sales lega Ruteng.  Foto : Aris

 

Dalam sambutannya Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan program BBM satu harga akan berlanjut hingga tahun 2024.

Untuk itu Menteri ESDM mempersilahkan pemerintah daerah mengusulkan wilayah yang perlu dibangun lembaga penyalur BBM, tentunya dengan memperhatikan daerah tersebut masuk wilayah 3 T (tertinggal, terdepan, terluar).

Dengan beroperasinya penyalur BBM satu harga ini, Menteri berharap perekonomian masyarakat dapat meningkat tentunya diimbangi dengan turunnya harga sembako.

Secara Nasional peresmian beroperasinya lembaga penyalur BBM satu harga di wilayah 3T ini adalah yang ke 138, sementara untuk wilayah NTT, ini merupakan penyalur BBM satu harga ke 8.

Ke depan pemerintah berencana membangun lagi 8 penyalur BBM satu harga di NTT, yakni di Kecamatan Rote Timur (Rote Ndao), Kecamatan Kodi Timur (Sumba Barat Daya), Kecamatan Wolowaru (Ende), Kecamatan Omesuri (Lembata), Kecamatan Alor Timur Laut (Alor), Kecamatan Komodo (Manggarai Barat), Kecamatan Nubatukan (Lembata) dan Kecamatan Ruteng (Manggarai). 

Lebih lanjut Menteri Ignasius Jonan mengungkapkan, pihaknya juga akan berkomitmen memaksimalkan Rasio Elektrifikasi Propinsi NTT. Saat ini Rasio Elektrifikasi Propinsi NTT 72 % dan ditargetkan tahun 2019 Rasio Elektrifikasi Propinsi NTT mencapai 90 %.

Kementerian melalui PLN kata Menteri Ignasius Jonan akan memberikan bantuan 500.000 pemasangan listrik gratis. Untuk itu Ia meminta pemprov NTT dan Kabupaten untuk segera menyampaikan usulan ke kementerian ESDM  "Pa Wagub kirim daftarnya, nanti kami bantu, Pa Bupati juga kirim usulan ke Pemprov, langsung ke kami juga boleh,"Tutur Menteri Ignasius.

"Usulkan aja Dua Puluh Ribu penerangan jalan umum yang bisa jangkau Seribu Kilo Meter jalan di NTT, jangan usulnya Seribu, itu kecil. Usulkan aja Dua Puluh Ribu dalam Lima tahun akan Kita penuhi," Sambungnya.

Setelah meresmikan SPBU Mano, rombongan kembali ke Ruteng untuk selanjutnya sore hari buka puasa dan makan malam bersama Pemda Manggarai. Pagi harinya ,Sabtu (11/5/2019) rombongan Menteri kembali ke Jakarta melalui Bandara Frans Sales Lega Ruteng.

Seperti diketahui SPBU Mano melayani 7 kecamatan di Manggarai Timur, diantaranya Lamba Leda, Sambi Rampas, Elar, Elar Selatan, Poco Ranaka, Poco Ranaka Timur, Rana Mese serta Wae Ri'i di Wilayah Kabupaten Manggarai. (ars)