Skip to main content

Pemkab Manggarai

Bupati Manggarai Buka Start-Up Workshop SIAP Project untuk Perkuat Pengasuhan Positif Anak Usia Dini

Ruteng, Diskominfo Manggarai – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., secara resmi membuka kegiatan Start-Up Workshop Integrative Strategies for Early Childhood through Positive Parenting (SIAP Project) di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat pengasuhan positif dan mendukung tumbuh kembang anak usia dini di Kabupaten Manggarai.

Workshop tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, Ketua TP PKK, para Camat, para Kepala Desa, tenaga kesehatan, pendidik anak usia dini, organisasi masyarakat sipil, hingga mitra pembangunan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan dan perkembangan anak.

Dalam sambutannya, Bupati Herybertus G.L. Nabit menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pengasuhan yang diterima anak sejak usia dini. Oleh karena itu, keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak harus mendapatkan dukungan yang memadai melalui berbagai program yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Anak-anak adalah aset paling berharga bagi masa depan daerah. Pengasuhan yang baik tidak hanya berpengaruh pada kesehatan dan kecerdasan anak, tetapi juga membentuk karakter, kepribadian, dan kemampuan sosial mereka. Karena itu, upaya membangun generasi yang unggul harus dimulai dari keluarga,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas generasi yang dipersiapkan sejak dini. Untuk itu, diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sementara itu, Area Program Manager Yayasan Plan International Indonesia, Samuel Absalom Niap, mengatakan bahwa SIAP Project dirancang untuk memperkuat kapasitas keluarga dan masyarakat dalam mendukung perkembangan anak usia dini melalui pendekatan pengasuhan positif yang berbasis kolaborasi lintas sektor.

Menurut Samuel, keberhasilan pembangunan anak usia dini tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Melalui SIAP Project, kami ingin membangun sistem pendukung yang lebih kuat bagi keluarga sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa workshop ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun strategi bersama dalam mengimplementasikan program pengasuhan positif yang terintegrasi di Kabupaten Manggarai. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan yang dihadapi keluarga dalam proses pengasuhan anak diharapkan dapat diatasi secara lebih efektif.

Samuel juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai atas komitmennya dalam mendukung pelaksanaan SIAP Project. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjamin keberlanjutan program dan memperluas dampaknya bagi masyarakat.

“Kami melihat komitmen yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menempatkan isu anak dan keluarga sebagai salah satu prioritas pembangunan. Kami berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi generasi masa depan Manggarai,” tambahnya.

Workshop SIAP Project dirancang untuk memperkenalkan berbagai strategi integratif dalam mendukung perkembangan anak usia dini melalui pendekatan pengasuhan yang positif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok dan penyusunan rencana tindak lanjut yang diharapkan menjadi dasar pengembangan program-program pengasuhan positif di Kabupaten Manggarai.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Yayasan Plan International Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pengasuhan yang lebih kuat guna mendukung terwujudnya generasi Manggarai yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Elvis/MC Kab Manggarai)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 1 =

error: Content is protected !!