Ruteng, Diskominfo Manggarai – Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai terus menuntaskan pengaktifan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai. Upaya ini dilakukan untuk mendukung optimalisasi berbagai aplikasi pemerintahan berbasis digital, seperti Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), serta Indonesia National Procurement Portal (INAPROC) dalam rangka memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Pengaktifan TTE menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan, terutama dalam pengelolaan administrasi persuratan, kearsipan, pelayanan publik, dan tata kelola pengadaan barang dan jasa secara elektronik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai, Paulus Jeramun, melalui Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Matilda Herlina Irma, SM., Rabu (17/06) mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan kepada seluruh perangkat daerah dalam proses aktivasi sertifikat elektronik serta pemanfaatan berbagai aplikasi digital yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai.
“Pengaktifan TTE yang sedang kami tuntaskan bertujuan untuk mendukung pemanfaatan berbagai layanan digital pemerintahan secara optimal. Dengan adanya TTE, proses persuratan, disposisi, persetujuan, hingga penandatanganan dokumen dapat dilakukan secara elektronik sehingga pelayanan administrasi menjadi lebih cepat, aman, dan efisien,” ujar Matilda.
Menurutnya, penggunaan TTE dan berbagai aplikasi pendukung SPBE merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel. Karena itu, Bidang TIK terus memberikan pendampingan teknis kepada operator dan pengguna aplikasi agar implementasinya berjalan maksimal di seluruh perangkat daerah.
Selain mendukung pemanfaatan SRIKANDI sebagai platform pengelolaan persuratan dan kearsipan elektronik, Bidang TIK juga mendorong optimalisasi penggunaan aplikasi SKM untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, serta INAPROC yang mendukung transparansi dan efisiensi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Penerapan TTE yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses administrasi perkantoran, mengurangi penggunaan kertas, meningkatkan keamanan dokumen, serta memperkuat kualitas layanan publik yang berbasis data dan teknologi.
Melalui integrasi berbagai layanan digital tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai terus memperkuat implementasi SPBE guna mewujudkan birokrasi yang modern, efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Matilda menambahkan bahwa pendampingan dan fasilitasi akan terus dilakukan hingga seluruh perangkat daerah dapat mengimplementasikan penggunaan TTE dan berbagai aplikasi digital secara optimal.
“Transformasi digital bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang perubahan budaya kerja menuju pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kami terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk memanfaatkan TTE, SRIKANDI, SKM, INAPROC, dan berbagai aplikasi pendukung lainnya secara maksimal,” pungkasnya. (MC Kabupaten Manggarai)