Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Bupati Deno Kamelus Berkantor dan Buka Puasa di Kecamatan Reok

Tanggal update: 09 Jun 2018 09:22, oleh: Aris

Ruteng – Memenuhi janjinya kepada masyarakat Manggarai ketika mencalonkan diri sebagai Bupati Manggarai beberapa waktu lalu yakni berkantor di Desa selama satu bulan satu kali,Bupati Manggarai Dr.Deno kamelus,SH.MH bersama unsur pimpinan perangkat Daerah,Staf Ahli Bupati,Asisten Setda,berkantor di Desa bajak Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai,Kamis (7/6/2018).

Tiba di Desa Bajak sekitar pukul 10.00 wita rombongan Bupati disambut sapaan adat Tuak Curu dan Manuk Kapu oleh tokoh adat setempat, Camat Reok Ir.Kanis Tonga,Kepala Desa Bajak Yosef salem,jajaran Kecamatan,Desa dan Kelurahan se Kecamatan Reok.

Tidak ketinggalan,siswa-siswi SDN Nggorang dan SMPN 4 Reo,para guru serta masyarakat Desa Bajak dari Empat Dusun yang ada,diantaranya Dusun Nderu,Dusun Mbawar,Dusun Nggorang,dan Dusun Wae Pesi,menyambut orang nomor satu di Manggarai tersebut.

Bupati dan rombongan kemudian diarak menuju halaman Stasi Kerahiman Ilahi Nggorang menyapa sekaligus berdialog dengan warga Desa Bajak dalam agenda kunjungan berkantor di Desa kali ini.

 

Bupati Deno Kamelus didampingi Kadis PU & PR Adi Empang dan Camat Reok Kanis Tonga,melihat mesin pompa air yang digunakan warga untuk kebutuhan air minum.  Foto : Aris

Dalam sambutannya Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus,SH.MH kembali menegaskan berkantor di Desa merupakan sebuah Inovasi dalam pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wakil Bupati Victor Madur.

Membangun Manggarai kata Bupati Deno Kamelus harus merata yang tertuang dalam Visi-Misi Kabupaten Manggarai,yakni ; Manggarai yang Maju,Makmur,Sejahtera,Adil,Merata,berkelanjutan serta diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

Menurut Bupati Deno kamelus,berkantor di Desa juga penting agar pemimpin bisa berdialog dan mendengar langsung keluhan masyarakat,dan memastikan semua program dapat berjalan efektif atau tidak.

Membangun Manggarai ujar Bupati Deno kamelus harus terus berkelanjutan dengan sebuah perencanaan,seperti memastikan pembangunan Infrastruktur,jalan,sarana kesehatan,pendidikan,air minum bersih dapat dirasakan masyarakat.

Program-program kata Bupati Deno Kamelus bisa berjalan baik hanya bisa didukung dengan penataan birokrasi yang profesional sehingga program-program pemerintah dapat diterima langsung oleh masyarakat.

Beberapa catatan penting juga disampaikan Bupati Deno kamelus,diantarannya ; para kepala sekolah yang mengelola dana bos harus teliti menggunakan anggaran ‘’Tiap tahun tersandung masalah dana bos,mulai 2018 jangan ada lagi kepala sekolah bermasalah dengan dana bos,kalau ada kepala sekolah bermasalah dengan dana bos akan Saya ganti,’’Tegas Bupati Kamelus.

Selain itu Bupati Deno kamelus mengingatkan para Kepala Desa,agar transparan menggunakan atau mengelolah Dana Desa.Sekitar 70 % Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) yang ada di Kabupaten Manggarai harus aktif  dan kedepan bisa menjadi mitra Pemerintah seperti Manggarai Multi Investasi (MMI) ’’Siapkan ruangan khusus di kantor Desa bagi mereka yang mengurus bumdes,nanti Bumdes-bumdes ini bekerja sama dengan MMI untuk mengolah atau membantu para petani mencari pasar agar hasil-hasil petani seperti mente,kemiri,kopi,dan lain-lain harganya bisa tinggi atau naik ‘’jangan tengkulak bilang harga kemiri naik karena Dollar naik,para petani ikut saja,itukan namanya menipu,’’Ungkap Bupati Kamelus.

Terkait penyediaan Air Bersih di desa-desa,saat ini terang Bupati Deno kamelus sudah ada Organisasi Pengelola Air Minum ( OPAM ) yang dibentuk oleh PDAM Tirta Komodo.

Namun Bupati meminta agar opam-opam yang ada didesa-desa tersebut harus dikelola dengan Managemen yang profesional.

Bupati Deno Kamelus menyapa Siswa-Siswi SDN Nggorang ketika berkantor di Desa Bajak.

Foto : Aris

Dalam sesi dialog Bupati Deno Kamelus banyak mendengar masukan dan usulan warga terkait pembangunan yang ada di Desa bajak.

Beberapa warga yang berdialog dengan Bupati diantaranya Alex Nomor dan Yohanes Su mengeluhkan proposal bantuan ternak sapi,rumah bantuan,air minum,listrik,kawasan kumuh,tempat pembuangan sampah,tower komunikasi,guru-guru komite yang belum memiliki NUPTK,serta pelayanan terkait surat-surat kependudukan.

Bupati langsung merespon beberapa keluhan warga dengan memanggil instansi terkait untuk menangani persoalan-persoalan yang dihadapi warga dan sesegera mungkin mengatasi kesulitan warga.

Selanjutnya Bupati dan rombongan menggunakan kendaraan roda dua melihat langsung kondisi dan situasi yang dialami masyarakat.

Bupati kemudian mengunjungi Dusun Mbawar,sementara pimpinan perangkat Daerah lainnya,seperti Staf Ahli Bupati Drs.Yos Nono dan Kepala Dinas KOMINFO Drs.Silvanus Hadir,MMA mengunjungi Dusun Wae Pesi dan Kadis Lingkungan Hidup Drs.Marsel Gambang dan beberapa staf mengunjungi Dusun Nggorang.

Staf Ahli Bupati Yos Nono didampingi Kadis KOMINFO Silvanus Hadir bersama staf ketika mendata warga di Dusun Wae Pesi Desa Bajak,dalam kegiatan berkantor di Desa.  Foto : Aris

Kepada Media ini,Yos Nono menjelaskan keluhan-keluhan warga seperti ketersedian air bersih,bantuan sosial,bantuan pendidikan serta kesehatan yang belum didapat warga selanjutnya akan dicatat dan kemudian data-data tersebut akan diserahkan ke pemerintah kabupaten melalu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA ) untuk ditindaklanjuti ‘’Kita tampung dulu semua data-data dari masyarakat,nanti baru kita lihat kembali mana-mana yang layak diberi bantuan,’’Kata Yos Nono.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan berkantor di Desa Bajak,sore hari Bupati dan rombongan mengikuti acara buka puasa bersama seluruh umat muslim di Kota Reo bertempat di Aula Islamic Center Reo.   **arismarsal