Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Bupati Deno Kamelus Lantik Dirut PDAM Tirta Komodo

Tanggal update: 17 Apr 2018 07:39, oleh: Aris

Ruteng – Bertempat di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai,Senin (16/4/2018),Bupati Manggarai Dr.Deno kamelus,SH,MH melantik dan mengambil sumpah Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Air Minum Tirta Komodo (PDAM) Man Klemens,SH.

Acara pelantikan disaksikan Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur,Sekertaris Daerah Manseltus Mitak,SH,Wakil Ketua DPRD Manggarai Paulus Peos,unsur Forkopimda,Pimpinan OPD,Para Staf Ahli Bupati,Asisten,Dirut PDAM Tirta Mbeliling Manggarai Barat,Para tua adat dari Gendang Waso,Rowang,Nekang,Laci,serta insan pers.

Dalam konsiderans SK pelantikan disebutkan bahwa pengangkatan kembali Klemens Man merujuk pada penilaian dan usulan Dewan Pengawas PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai Yang terdiri dari Ketua Dewan Pengawas Manseltus Mitak,Kabag Ekonomi Setda Manggarai Maksimus Man dan perwakilan masyarakat Philipus Hormat.

Menurut penilaian Dewan Pengawas,Man Klemens sebagai direktur PDAM Tirta Komodo berkinerja baik dalam empat (4) tahun terakhir.Karenanya Bupati Manggarai sebagai Pembina PDAM Tirta Komodo mengangkat kembali Man Klemens sebagai direktur untuk masa bakti hingga tahun 2022.

Man Klemens,bekerja selama kurang lebih 31 tahun pada PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang sebelum mengabdi pada PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai.

Selain aktif sebagai Lawyer selama bekerja di Kupang,Pria asal Bajar,Desa Bangka Kuleng Poco Ranaka,Kabupaten Manggarai Timur ini merupakan salah satu tokoh pada olah raga Kempo pada PERKEMI Provinsi NTT.

Acara Pelantikan dan Pengambilan sumpah,Dirut PDAM Tirta Komodo di Aula Ranaka Kantor

Bupati Manggarai.  Foto : Aris

Bupati Manggarai Deno kamelus dalam sambutannya mengatakan undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik menyebutkan pelayanan publik adalah sebuah bentuk kegiatan dalam rangka pengaturan,pembinaan,bimbingan,penyediaan fasilitas,jasa dan lainnya yang dilaksanakan oleh aparatur pemerintah sebagai upaya pemenuhan kepada masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Bupati Deno kamelus ada dua hal penting yang perlu dipahami dari definisi diatas,pertama ; penyelenggara pelayanan publik adalah pemerintah dan tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,kedua ; dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut,maka pemerintah berkewajiban mengatur,membina,mengawasi,menyediakan fasilitas,dan lain-lain.

Ini berarti pengaturan atau distribusi pelayanan oleh Aparatur Sipil Negara termasuk karyawan BUMD/BUMN pada posisi dan jabatan tertentu adalah hal yang tidak bisa dilepaskan dari tujuan sebagai pelayanan publik,dalam hal mengatur atau mendistribusikan pejabat tersebut,pertimbangan utama yang dipakai adalah apakah Aparatur Sipil Negara atau karyawan BUMD/BUMN yang akan menempati satu posisi jabatan dapat benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat pada bidang yang akan digeluti.

Untuk itu kata Bupati Deno kamelus berbagai proses ditempuh termasuk penilaian oleh badan pengawas sebelum pelantikan terjadi.

‘’Karena itu dapat Kita simpulkan,untuk PDAM Tirto Komodo,penunjukan Pa Klemens Man sebagai Direktur adalah sesuatu yang tepat sesuai dengan beberapa hal yang telah dipaparkan diatas,’’Kata Bupati Kamelus.

Bupati Deno Kamelus mejelaskan untuk menjawab pertanyaan masyarakat,apakah pejabat yang ditunjuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air minum bersih,beberapa catatan dan data bisa dicermati,yakni ; Direktur yang dilantik adalah orang PDAM yang telah sekian lama berada seluruh tim di PDAM Tirta Komodo ‘’Ini berarti mekanisme kerja yang sudah ada tidak akan terganggu,karena tidak ada lagi butuh proses dan penyesuaian atau adaptasi,Kita tahu sejak awal Pa Klemens ini sudah lama jadi karyawan PDAM di Kupang,lalu Kita percayakan jadi Direktur dan bergabung dengan PDAM di Manggarai,seluruh pengabdian Beliau di PDAM,’’Ujar Bupati kamelus.

Kemudian kata Bupati Deno kamelus PDAM Tirta Komodo berada pada track atau jalur yang tepat,salah satu buktinya adalah penghargaan sebagai PDAM terbaik pada penduduk antara 200-500 ribu jiwa dan penghargaan ini diberikan pada Bupati ,’’Piagam Saya terima,yang kerja teman-teman di PDAM,Itu enaknya jadi Bupati,sebaliknya kalau kerja buruk Saya yang di maki-maki,’’Ungkap Bupati kamelus.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) juga diterima PDAM Tirta komodo sejak tahun 2014 hingga 2018,dimana setiap tahun ada peningkatan nilai kinerja.

Hasil Audit BPKP terhadap PDAM Tirta Komodo tahun 2014 mencapai nilai 256,7,tahun 2015 nilainya 60,02,tahun 2016 nilai 63,11,dan tahun 2017 memperoleh nilai 64,378.

‘’Kalau WTP terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah,maka WTP berdampak pada adanya DID (Dana Insentif Daerah),sebagai salah satu komponen dana transfer,di NTT yang sudah dapat DID yaitu Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sika,’’Terang Bupati Kamelus.

Dijelaskannya,dalam regulasi,PDAM tidak mendapat dana DID,tetapi Menteri Keuangan memberikan dalam bentuk hibah,untuk masyarakat berpenghasilan rendah ‘’Dua tahun lalu kita juga dapat dana hibah,sekitar 4 Miliar,dan terakhir mencapai 8 miliar,itu karena prestasi Direktur dan seluruh jajaran PDAM,’’Ujar Bupati Kamelus.

Selama beberapa tahun terakhir direktur PDAM bersama seluruh tim telah melakukan berbagai inovasi dalam menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kinerja,seperti ; pembuatan peta jalur air,eksplorasi sumber mata air dari awal hanya 16 menjadi 23 sumber mata air,serta kebijakan pembenahan mulai dari hulu hingga ke pelanggan.

Menurutnya,tanpa kreatifitas sebuah institusi akan berjalan ditempat dan bergerak tanpa target yang jelas,dalam hubungan dengan pelayanan publik situasi seperti itu berdampak pada ketidakpuasan masyarakat,sebagai akibat tidak terpenuhinya kebutuhan dasar atas hak hidup yang layak.Akibat lanjutnya menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara pemerintahan,kemudian pemerintah dan masyarakat berjalan dalam situasi berbeda.

Bupati Deno Kamelus berharap kepada Dirut yang dilantik agar berusaha keras dan meningkatkan prestasi yang telah diraih ''Disaat yang sama diperlukan kebesaran hati untuk melihat hal apa saja yang belum maksimal dikerjakan.Untuk itu setiap pribadi jangan lengah atas prestasi yang telah diraih,tapi terus membenah diri untuk menjadi lebih baik,’’Pinta Bupati Kamelus.  **arismarsal

 Bupati dan Wakil Bupati Manggarai serta Sekertaris Daerah,didampingi Dirut PDAM beserta

 Unsur Forkompimda,foto bersama seusai Pelantikan di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

  Foto : Aris