Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Ritus Adat Tuak Curu dan Manuk Kapu,Sambut Kedatangan Sekjen PDTU Kementerian PDTT

Tanggal update: 13 Mar 2018 10:00, oleh: Aris

Ruteng- Sekertaris Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTU) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia,Aisyah Gamawati beserta rombongan diterima secara adat oleh Pemkab Manggarai di Aula Nucalale kantor Bupati Manggarai,Senin (12/3/2018).

Acara ritus adat dipimpin oleh tua adat Kampung Ruteng Maksimus Antar dengan penyerahan seekor ayam putih dan tuak kepada rombongan dan diterima langsung Sekertaris Kementerian Desa dan Transmigrasi Aisyah Gamawati.

Bupati Manggarai Dr.Deno kamelus,SH.MH menjelaskan ritus adat merupakan simbol kebahagiaan serta menggambarkan kepolosan hati dari semua masyarakat Manggarai termasuk jajaran pemerintahan untuk menerima tamu dari mana saja termasuk dari Kementerian ‘’Didalam Kendi itu ada Aren atau Enau,warnanya putih,begitu juga Ayam warnanya putih melambangkan hati yang bersih dan putih dari Kami semua,’’Terang Bupati kamelus

Acara penyambutan dilanjutkan dengan pengalungan topi dan pengenaan selendang bagi rombongan,disaksikan Wakil Bupati Drs.Victor Madur,Sekertaris Daerah Mansetus Mitak,SH,pimpinan OPD,para Staf Ahli Bupati,Asisten serta Staf pemerintahan Setda Manggarai.

Rombongan Dari Kementerian PDTT diterima secara Adat oleh Pemkab Manggarai di Aula Nucalale

Kantor Bupati Manggarai.  Foto : Aris

Sekertaris Jenderal PDTU Aisyah Gamawati dalam sapaannya menjelaskan dalam empat program prioritas Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,salah satunya terkait program unggulan kawasan pedesaan atau produk unggulan Desa,maka Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah tertentu memiliki kebijakan untuk melaksanakan program unggulan tersebut,salah satunya di kabupaten Manggarai.

‘’Kebetulan Kabupaten Manggarai salah satu diantara 16 kabupaten yang memiliki program Terintegrasi,’’kata Aisyah.Di Manggarai sendiri kata Aisyah terdapat program Sistem Managemen Pertanian Terintegrasi (SIMANTRI).

Menurutnya jika sebuah Desa memiliki satu produk unggulan,maka skala ekonomi di sebuah Desa akan lebih besar.Jika Skala ekonomi besar lanjut Aisyah,maka Investor dan perbankan pasti akan masuk atau datang dan pihaknya akan memfasilitasi.

‘’Kebetulan Pak Menteri ini seorang pengusaha dan Beliau akan sangat konsen bila Kabupaten memiliki produk-produk unggulan,’’Jelas Aisyah.

Kementerian dalam waktu dekat lanjut Aisyah akan mengadakan Ekspo di Malaysia,untuk itu dirinya meminta kepada Bupati Deno kamelus agar menyiapkan seorang petani kopi untuk ikut serta dalam kegitan Expo di Negeri Jiran tersebut dalam waktu  dekat.

‘’Kalau bisa nanti petani kopinya ikut di ajang Expo Malaysia dan membawa serta contoh produk kopi dari Manggarai,untuk dipamerkan atau diperkenalkan kepada para pengusaha,’’Ujar Aisyah.

Diharapkan kopi dari Manggarai bisa dikenal oleh pengusaha-pengusaha dan masyarakat secara luas.Terkait biaya selama mengikuti kegiatan Expo kata Aisyah seluruhnya akan ditanggung kementerian. ‘’ Mohon Pa Bupati,diseleksi para petani kopinya untuk kami bawah ke Malaysia,’’Pinta Aisyah.

Dikatakannya dalam waktu dekat rombongan dari Kementerian berjumlah sekitar seratus orang pejabat akan tiba di Ruteng guna mengikuti rapat kerja teknis (RAKERNIS) guna menunjang program-program kerja Kementerian,diantaranya pengadaan kapal barang,pembangunan sarana air bersih,dan program generasi sehat.

Bupati Manggarai Deno Kamelus didampingi Wakil Bupati Victor Madur serta Sekda Mansetus Mitak,Foto bersama Rombongan dari Kementerian PDTT,di Aula Nucalale Kantor Bupati Manggarai.  Foto : Aris

Bupati Manggarai Dr.Deno kamelus,SH.MH mengatakan upaya mengurangi kemiskinan di Manggarai antara lain meningkatkan pendapatan para petani.

Dari 133 ribu angkatan kerja di Manggarai,sebagiannya menurut Bupati Deno Kamelus 90 ribu lebih bekerja di sektor pertanian.

Out put yang diharapkan menurut Bupati Deno Kamelus yakni peningkatan produksi Hortikultura, untuk itu dalam rangka menghasilkan produk tersebut diperlukan juga Input.

Untuk itu jelas Bupati Deno Kamelus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memberikan kontribusi yang profesional dalam rangka membantu mengembangkan pertanian khususnya pada pola SIMANTRI ‘’Misalkan Dinas pertanian,siapkan bibit,PPL,pupuk,obat-obatan,’’Kata Bupati kamelus.

Sementara Dinas Peternakan lanjut Bupati Deno Kamelus akan memberikan dukungan kepada petani dengan menyediakan ternak seperti sapi dan babi lengkap dengan kandangnya ‘’Para petani diuntungkan dengan pupuk yang dihasilkan ternak-ternak tadi,sehingga kedepan tidak terus bergantung dengan pemerintah dalam penyediaan pupuk,nanti bisa hasilkan pupuk dari ternak-ternak yang ada,’’Jelas Bupati kamelus.

Sementara Dinas-dinas lain juga berkontribusi yang sama,seperti Dinas Perhubungan siapkan kendaraan mengangkut hasil-hasil petani,Dinas Perdagangan untuk mengakses pasar agar produk-produk petani bisa dijual ke daerah lain seperti Labuan bajo dan Borong.

Semua Dinas harus memberikan kontribusi yang sama ujar Bupati Deno kamelus untuk kemudian bersinergi,agar para petani mendapat kemudahan dalam menjalankan kegiatan terutama dalam pola SIMANTRI ini.

Pemkab Manggarai jelas Bupati Deno Kamelus juga bekerja sama dengan Badan Pertanahan untuk mensertifikat seluruh lahan-lahan petani yang tergabung dalam pola SIMANTRI ‘’Tahun ini kurang lebih 500 tanah dan semuanya Gratis,’’Terang Bupati Kamelus.

Tujuan dari mensertifikat tanah petani lanjut Bupati Deno Kamelus agar kedepan para petani bisa menjaminkan sertifikat yang ada ke Bank untuk keperluan pengadaan bibit dan keperluan pertanian lainnya.   **arismarsal