Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI MANGGARAI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI MANGGARAI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Post terbaru

Next Last

Daftar agenda

Next Last

Link Banner

e-planning

e-budgeting

Kerja 3ersama

Website Prov NTT

infopublik

Dokumentasi Hukum

BPS Kabupaten Manggarai

LPSE Kabupaten Manggarai

Bupati Deno Kamelus Kunjungi Kelompok Tani Simantri

Tanggal update: 30 Jan 2018 07:56, oleh: Aris

Ruteng-Cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai,tidak menghalangi niat Bupati Manggarai DR.Deno Kamelus,SH.MH berkunjung dan bertatap muka dengan para petani yang tergabung dalam kelompok Sistem Managemen Pertanian Terintegrasi ( Simantri ).

Dalam kunjungan pertamanya,Bupati Deno Kamelus menyambangi kelompok tani Simantri 1,yang berada di Lao Kelurahan Wali Kecamatan langke Rembong.

Bupati dan rombongan yang terdiri dari pimpinan OPD,diantaranya Kadis Pertanian Yosep Mantara,Kadis Peternakan Konstantinus Dan,Kadis Perdagangan Venansius Burhan,kadiskominfo Silvanus Hadir serta staf ahli Bupati dan asisten diterima secara adat Manuk Kapu oleh tua adat kampung Lao.

Ketika berdialog dengan Bupati Manggarai,ketua kelompok Simantri 1 Ferdinandus Guntur melaporkan kelompok simantri 1 beranggotakan 50 orang dan tersebar di wilayah lao,ka,ka sama,dan Redong dengan luas lahan 5ha.

Sementara komoditi yang ditanam,lanjut Ferdinandus terdapat 8 komodoti,diantaranya ; boncis,tomat,cabe besar,cabai keriting,picai hibrida,wortel,terung,brokoli,dll.

Selain bantuan bibit,pupuk,alat-alat pertanian yang diberikan pemerintah,ferdinandus mengatakan bantuan ternak sapi dan babi juga sudah diterima para petani lengkap dengan kandang bantuan.

Sementara untuk pemasaran hasil-hasil pertanian,selain dibawah ke pasar inpres Ruteng juga dipasarkan ke labuan Bajo.Sementara total pendapatan yang diperoleh para Petani di Kelompok Simantri 1 sebesar Rp.305.000.000 dalam sekali panen.

Bupati Deno Kamelus ketika melihat langsung ternak bantuan pemerintah,di lahan

pertanian Simantri Lao Kelurahan Wali,Kecamatan Langke Rembong.    Foto : Aris

Setelah berkunjung ke kelompok Simantri 1,selanjutnya Bupati dan rombongan melihat dan berdialog dengan kelompok simantri 2 yang berada di wilayah Bangka Tuke  dengan jumlah anggota sebanyak 57 petani,dengan luas lahan 5 ha,dan terdapat di lingko Wali dan Lingko Waek.

Namun dari 5 ha lahan yang ada di kelompok simantri 2,hanya 3 ha saja yang dikerjakan di musim tanam,karena ada sebagian benih yang tidak cocok seperti musim saat ini.Beberap bibit yang tidak ditanam tersebut,diantaranya ; tomat dan terung.Sementara yang sudah dipanen tanaman boncis.

Berbeda dengan kelompok simantri 1 yang memasarkan hasilnya ke Labuan bajo,kelompok simantri 2 hanya memasarkan hasilnya ke pasar inpres Ruteng dengan hasil jual mencapai Rp.46.000.000.

Beberapa persoalan di utarakan para petani di Bangka Tuke di hadapan Bupati Deno kamelus,yaitu pendropingan benih harus sesuai musim dan sesuai data usulan benih para petani serta beberapa ternak babi yang mati mendadak dan pemasaran yang hanya terbatas di pasar Inpres Ruteng ‘’Tolong Pa Bupati, kami minta kendaraan untuk bisa kami pasarkan ke tempat-tempat lain juga,seperti Ke Borong dan Labuan Bajo,’’Ungkap para Petani.

Selain berkunjung  kelompok Tani Simantri 1 dan 2,Bupati Deno kamelus juga berkunjung ke kelompok Simantri 9 di wilayah Poco Likang Kecamatan Ruteng dan Petani Simantri 10 di Desa Bangka Lelak Kecamatan Lelak.

Bupati Deno kamelus dihadapan para petani Simantri 10 di Desa bangka Lelak mengapresiasi dan berterima kasih kepada para petani atas respon positif dengan adanya Pola Simantri yang merupakan salah satu program unggulan Deno-Madur.

Tujuan program Simantri,Kata Bupati Deno kamelus semata-mata untuk kesejahteraan rakyat.Bantuan yang diberikan pemerintah kepada 10 kelomok petani Simantri lanjut Bupati Deno kamelus mencapai Rp.700.000.000 setiap kelompok.

‘’Bantuannya macam-macam,buat Green house,ternak,bibit,pupuk,peralatan pertanian,irigasi,kendaraan.Green House ini saja harganya Dua ratus Juta,’’Kata Bupati kamelus.

Menurut Bupati Deno kamelus sistem manajemen Pertanian Terintegrasi artinya,selain para petani,elemen-elemen dari pemerintah juga di libatkan seperti Dinas Pertanian,Dinas Peternakan,Dinas PU & PR,Dinas Perhubungan ‘’Contoh kenapa ada Dinas pertanian,mereka sediakan pupuk,obat-obatan,bibit,peralatan pertanian,Dinas peternakan sediakan ternak dan kandang,Dinas PU&PR sediakan irigasi dan air,sementara untuk bawa hasil-hasil pertanian untuk di jual,ada Dinas perhubungan siapkan kendaraan,’’Ujar Bupati kamelus.

Semua elemen lanjut Bupati Deno kamelus,harus bersinergi,bekerja sama dengan sistem Managemen yang bagus,untuk memudahkan para petani menghasilkan produk-produk pertanian sehingga nantinya bisa membantu perekonomian petani.  **arismarsal