Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI MANGGARAI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI MANGGARAI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Post terbaru

Next Last

Daftar agenda

Next Last

Link Banner

Kerja 3ersama

Website Prov NTT

infopublik

Dokumentasi Hukum

BPS Kabupaten Manggarai

LPSE Kabupaten Manggarai

Niat Masyarakat Donorkan Darah Sangat Rendah

Tanggal update: 07 Nov 2017 10:23, oleh: Aris

Ruteng – Kebutuhan darah bagi masyarakat untuk membantu sanak saudara yang membutuhkan dikala sakit atau mengalami kecelakaan sangatlah tinggi,namun berbanding terbalik dengan keinginan atau niat masyarakat untuk mendonorkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Ditemui Media ini di kantor PMI,Senin (6/11/2017 ) Ketua Palang Merah Indonesia Cabang Manggarai Roni Kaunang menjelaskan ketersediaan darah yang ada,baik di rumah sakit maupun di PMI sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan darah yang diperlukan masyarakat.

Menurut Roni Kaunang meski pihaknya sering mengadakan kegiatan donor darah,namun respon serta partisipasi masyarakat dirasa sangat rendah ‘’ Respon masyarakat sangat rendah,tapi kami tetap berusaha siapkan pendonor,baik dari TNI,Polri,Mahasiswa maupun adik-adik pelajar ,’’Ujar Kaunang.

Roni Kaunang mengatakan untuk memenuhi stok darah,pihaknya terus membangun kerja sama baik dengan pendonor sukarela maupun pendonor pengganti.

Diakuinya pendonor sukarela hanya mendonorkan darahnya tiga bulan sekali,sementara pendonor pengganti hanya mendonorkan darahnya disaat pasien membutuhkan darah ‘’Beruntung di saat kita butuhkan dan dicari keluarga pasien, pendonor pengganti bersedia donorkan darahnya ,’’Kata Kaunang.

Ketua Palang Merah Indonesia Cabang Manggarai Roni Kaunang.  Foto : Aris.

Pria yang menjabat sebagai Ketua PMI sejak 2006 silam tersebut menerangkan Unit Transfusi darah yang dimiliki PMI Manggarai dan beroperasi sejak Januari 2012 tersebut terbatas dan hingga kini masih dititipkan di rumah sakit dr Ben Mboi Ruteng karena keterbatasan ruangan di kantor PMI ‘’Meski terbatas,paling tidak hingga kini masih bisa kami layani warga yang butuhkan darah,selama Saya ada di PMI,belum ada pasien yang meninggal karena kehabisan darah ,’’Ungkap Kaunang.

Terkait keluhan masyarakat tentang habisnya stok darah ketika dibutuhkan,mantan Dirut PDAM ini menerangkan semua kembali kepada kepedulian terhadap sesama,kalau banyak pihak yang rela mendonorkan darahnya untuk membantu sesama tentunya stok darah juga pasti tidak berkurang ‘’Ini tanggung jawab bersama,baik PMI,rumah sakit maupun masyarakat,’’Tegas kaunang.

Kedepan,dirinya berjanji untuk membantu pasien yang membutuhkan darah,selain itu pihaknya akan memberikan data-data kepada keluarga pasien mengenai pendonor yang bersedia mendonorkan darahnya,lengkap dengan alamat dan nomor HP yang bisa dihubungi.  **(arismarsal)