Pemerintah Kabupaten Manggarai

BUPATI MANGGARAI
DR.DENO KAMELUS,SH.MH

WAKIL BUPATI MANGGARAI
DRS. VICTOR MADUR

Update terbaru:

Post terbaru

First Previous

Daftar agenda

Next Last

Link Banner

Kerja 3ersama

Website Prov NTT

infopublik

Dokumentasi Hukum

BPS Kabupaten Manggarai

LPSE Kabupaten Manggarai

Air Terjun dan Kolam Pemandian Tiwu Wali

Tanggal update: 13 Jun 2016 22:54, oleh: Admin

Alam Manggarai selalu menyajikan panorama yang indah. Hamparan hijau bagai karpet raksasa memanjakan mata saat melintas di wilayah udaranya. Gugusan pegunungan Mandosawu yang terentang dari Timur hingga Barat, seakan memperkuat kesan keindahan sebagai ikon pariwisata alam. Hampir tak terbilang jumlah mata air yang keluar dari rahim buminya, membuat Manggarai selalu hijau sepanjang tahun.Kolam Tiwu Wali

Di beberapa tempat, sungai mengalir dengan debit yang relatif stabil, kecuali di musim kemarau tentunya. Sungai-sungai itu, oleh lekukan topografi menciptakan pesona air terjun yang mengagumkan.

Eksotis

Air terjun dan Kolam Pemandian Tiwu Wali menghadirkan sebuah nuansa yang eksotis. Situs yang terletak di Desa Ruis Kecamatan Reok menjadi menarik justru karena memiliki letak yang tersembunyi dari jangkauan mata. Sebuah keindahan dalam keheningan hutan yang tenang, nyaman dan damai. Menghadirkan diri dalam aura Air Terjun, Tiwu Wali seakan membenamkan diri dalam meditasi alam yang tak kunjung putus. Suasana hutan dengan kicauan burung, gemerisik suara air terjun, serta bunyi gesekan dedaunan pohon-pohon asri, adalah sebagian dari pantulan jiwa alam Tiwu Wali yang bisa diperoleh secara gratis.

Kolam Tiwu Wali

Di panas terik, kolam Tiwu Wali menjadi sebuah area pemandian yang menyenangkan. Dengan airnya yang bening, kolam ini menjadi arena rekreasi sekaligus sarana relaksasi dari pelbagai rutinitas. Jika mentari persis mencapai kulminasi, dasar kolam yang dipenuhi batu kali beraneka warna akan kelihatan jelas. Bagaikan keramik yang tersusun rapih, batu-batu itu menjadi penopang dasar kolam yang kokoh dan menjamin kebersihan. Kolam dengan kedalaman tiga meter ini tentu hanya diperuntukkan bagi mereka yang bisa berenang.

Menemukan Air Terjun dan Kolam Pemandian Tiwu Wali bagaikan sebuah ziarah mencari keindahan abadi. Air Terjun yang terletak di tengah hutan ini, jauh dari perkampungan penduduk. Untuk menuju ke sana, terpampang di depan mata area trekking yang cukup menantang. Jalan setapak yang berkelok-kelok dan terjal sepanjang kurang lebih 1000 meter mesti dilalui. Namun semua pengorbanan ini seakan dibayar lunas saat mata menemukan lokasi ari terjun dan kolam pemandian. Eureka!

 

Panorama Batu Bersusun

Air Terjun dan Kolam Pemandian Tiwu Wali seakan memberi ruang buat kita untuk membuka diri. Ketakjuban bukan hanya pada keindahan air terjun dan kolam dengan air yang jernih. Panorama alam bebatuan menciptakan decak kagum akan misteri alam.

Bebatuan terlihat tersusun rapih dalam aneka bentuk. Batu yang berbentuk prisma, segi empat, segi lima dan bahkan segi enam lazim disebut Kolom Basal dan Kekar Tiang ini adalah bentukkan magma yang telah membeku selama ribuan tahun. Batu-batu ini bagaikan tembok pengaman sungai, dengan lumuran lumut, menghadirkan kesan adem.

 

Duduk sambil menikmati alam di pangkuan bebatuan ini terasa menyenangkan. Warna bebatuan yang hitam kebiruan memberi kesan romantik yang dibayangi kejayaan alam masa lampau.

Kolom Basal

Keunikan batu-batu bersusun ini menjadikan Tiwu Wali sebagai  objek wisata yang menawarkan pemandangan alam yang berbeda dari tempat wisata lainnya.

Menuju Air Terjun Tiwu Wali

        Air terjun Tiwu Wali terletak di desa Ruis, kecamatan Reok, kabupaten Manggarai. Dengan mengendarai sepeda motor atau mobil, kita dapat menuju Reo, bagian Utara kota Ruteng, dengan jarak tempuh 60 Km dalam waktu 1 jam dan 30 menit. Perjalanan lanjutan dari kota Reo, kita menuju  ke lokasi terdekat dengan air terjun, kampong Ruis,   yang  berjarak sekitar 5 Km. Perjalanan itu dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Dari kampong Ruis, menuju lokasi, kita berjalan kaki sejauh 1 km, sebuah trekking melewati jalan setapak di dalam hutan.

Di Kota Reo, terdapat empat penginapan standar yang bisa dipakai yakni Penginapan Jaelani, Penginapan Teluk Bayur, Penginapan Nisang Nai dan Penginapan Alam Damai. Selain itu, ada beberapa rumah makan di kota Reo yang biasanya buka sampai dengan jam 8 malam. Selain transportasi yang lancar, beriwisata ke Air Terjun Tiwu Wali juga didukung sarana komunikasi yang lancar. Signal telepon seluler cukup kuat di berbagai tempat untuk tetap dapat membangun komunikasi. Welcome to Tiwu Wali…***